Alankanews.com, Kota Bengkulu -- Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi sejak Jum'at (23/5) hingga Selasa (27/5) siang memicu antrean panjang tidak hanya di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), tetapi juga di sejumlah penjual eceran di Kota Bengkulu.
BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Bio Solar dilaporkan habis di sejumlah SPBU, sementara BBM non-subsidi seperti Pertamax dan Dexlite pun mulai langka, menyebabkan antrean kendaraan mengular sejak pagi hari.
Kondisi ini memaksa sebagian warga beralih ke penjual BBM eceran yang tersebar di berbagai titik kota. Namun, tingginya permintaan membuat pasokan BBM eceran pun ikut menipis dan bahkan ludes diserbu pembeli.
Salim, warga Kelurahan Korpri, mengaku sudah berkeliling mencari BBM di beberapa SPBU namun akhirnya menyerah karena antrean terlalu panjang. Ia pun memilih membeli BBM dari pedagang eceran.
"Sudah capek keliling, SPBU penuh semua. Pas ketemu eceran pun ternyata tetap harus antre panjang," ujar Salim.
Hal senada disampaikan Alwi, warga lainnya, yang juga mengalami kesulitan mendapatkan BBM meski telah berusaha mencari di berbagai lokasi. Ia bahkan menyebut antrean di penjual eceran nyaris menyamai antrean di SPBU.
Dari pantauan di lapangan, warga tampak rela antre di bawah terik matahari demi mendapatkan BBM, baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat. Beberapa penjual eceran mengaku kehabisan stok lebih cepat dari biasanya karena lonjakan permintaan yang tidak terduga.
Reporter : Cyntia P
Editor : Gita KMS