Alankanews.com,Bengkulu-- Saluran irigasi bendungan seluma 9 di kelurahan Padang Rambun, Kecamatan Seluma Selatan, Kabupaten Seluma ini diduga sudah hampir 2 tahun jebol dan sampai saat ini belum diperbaiki, Sabtu (09/03).
Hal tersebut ditanggapi oleh Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatra (BWSS) VII, Media Ramdan yang mengatakan, secepatnya akan menurunkan tim ke lokasi guna melihat dan mengetahui sejauh mana kerusakan irigasi yang jebolnya bendungan seluma tersebut.
"Tim kita nanti akan turun untuk melihat secara langsung sejauh mana kerusakan yang ada akibat jebolnya irigasi tersebut, setelah itu akan kita tindak lanjuti tentunya,", ujar Ramdan, Sabtu (09/03).
Ia juga mengatakan, seandainya kerusakan tersebut bersifat fatal, maka kita akan segera mengambil tindakan tanggap darurat, yaitu dengan melakukan perbaikan jangka pendek yang selanjutnya kemungkinan dilakukan perbaikan secara permanen.
"Nantinya jika kerusakannya parah atau fatal maka akan dilakukan perbaikan secara permanen, sebelumnya kita lakukan review design dulu atau kita design rehabilitasi jangka pendek terlebih dahulu setelah itu baru selanjutnya akan melakukan perbaikan permanen dengan ditindaklanjuti dengan APBN tahun depan," jelas Ramdan.
"Sebenarnyasaat ini sudah ada petugas operasi dan pemeliharaan yang dapat melaporkan segala kerusakan di saluran BWSS VII ini," sambungnya.
Seain itu, petugas Bendungan Seluma 9 padang Rambun, Alpian Junadi menjelaskan, terkait kerusakan saluran irigasi Bendungan Seluma 9 telah dilakukan perbaikan berupa sorder atau pemadatan tanah agar tidak tidak kembali longsor, dan perbaikan menyeluruh rencananya akan dilakukan setelah lebaran hari raya Idul Fitri ini.
"Sudah diberikan pemadat tanah melalui bor supaya bisa padat. Adapun diberikannya pemadat tanah karena timbunan yang pernah dilakukan itu merupakan timbunan rawa dan setelah tanah padat maka kedepannya baru dilakukan perbaikan," tutup junadi.
Penulis : Bimo Martidiand Pramono
Editor : Beta Kurnia