Bengkulu Ajukan Rp18 Miliar untuk Dukungan Sektor Perikanan ke Kementerian Kelautan

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Bengkulu, Tarzan Naidi, di Bengkulu, Selasa (14/01/2025).Foto:Aisyah/Alankanews.com

Alankanews.com,Kota Bengkulu--Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu mengusulkan bantuan perikanan senilai Rp18 miliar kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk mendukung kelompok nelayan dan pembudi daya ikan air tawar di wilayah tersebut. Bantuan ini mencakup berbagai sektor untuk meningkatkan produktivitas perikanan di Kota Bengkulu, Selasa (14/01/2025).

"Kami telah menyampaikan proposal kepada pemerintah pusat, yang mencakup pengadaan bibit ikan lele hingga bantuan alat tangkap seperti jaring ikan," ujar Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Bengkulu, Tarzan Naidi.

Usulan bantuan tersebut terbagi dalam beberapa sektor, antara lain untuk budidaya ikan sebesar Rp1,5 miliar, pengadaan alat tangkap Rp9 miliar, pengembangan daya saing Rp2 miliar, penanganan sampah laut Rp1 miliar, serta rehabilitasi hutan mangrove Rp700 juta. Selain itu, berbagai item yang diusulkan untuk pengadaan meliputi pakan ikan, kolam fiber, cool box (boks pendingin), bibit atau calon induk ikan, mesin kapal, pengadaan GPS, dan alat berat excavator mini.

"Saat ini, Pemkot Bengkulu menunggu realisasi bantuan ini agar bisa disalurkan pada tahun 2025. Namun, jika belum terealisasi, kemungkinan besar akan masuk dalam anggaran APBN 2026, tergantung pertimbangan dari pemerintah pusat," tambahnya.

Tarzan juga mengungkapkan bahwa sebanyak 2.926 pelaku usaha perikanan, termasuk nelayan, pengelola ikan, dan pembudi daya, telah terdaftar dalam Program Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (Kusuka). Program Kusuka ini menjadi syarat utama untuk mendapatkan bantuan dari pusat.

"Bantuan ini akan disalurkan kepada masyarakat yang sudah terdaftar dalam program Kusuka. Oleh karena itu, kami terus mengimbau seluruh pelaku usaha perikanan yang belum terdaftar untuk segera mendaftar melalui kantor DKP atau menghubungi penyuluh dan kelurahan setempat," tutupnya.

Program Kusuka berfungsi seperti KTP bagi pelaku usaha perikanan, yang memungkinkan mereka mendapatkan berbagai manfaat, seperti bantuan jaring, timbangan, dan dukungan lainnya dari DKP Kota Bengkulu, DKP Provinsi Bengkulu, serta Kementerian Kelautan dan Perikanan. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan pelaku usaha perikanan di Kota Bengkulu dapat meningkatkan produktivitas mereka dan memperluas distribusi produk perikanan, baik untuk pasar lokal maupun luar daerah.

Penulis : Aisyah Aprielia Lupti

Editor : Andrini Ratna Dilla