Dinsos Siapkan Tagana Untuk Bantu Masyarkat yang Terdampak Banjir

Kelapa Dinsos Kota Bengkulu, Dr. Sahat Marulitua Situmorang, A.P., M.M., Senin (05/02)/(Foto:Annisa)

Alankanews.com,Bengkulu--Lingkungan yang tidak bersih menyebabkan banjir saat musim hujan di beberapa wilayah Kota Bengkulu, Senin (05/02).

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bengkulu menanggapi bencana banjir yang terjadi di Kota Bengkulu akhir-akhir ini dengan menyiapkan Taruna Siaga Bencana (Tagana) disetiap posko kesiap siagaan Kota Bengkulu.

Kelapa Dinsos Kota Bengkulu, Dr. Sahat Marulitua Situmorang, A.P., M.M., menjelaskan banjir yang terjadi dibeberapa titik wilayah Kota Bengkulu karena adanya lingkungan yang tidak bersih, dengan bencana tersebut pihaknya bergerak cepat dengan menyiagakan tim Tagana yang akan merespon masyarakat yang terdampak bencana banjir tersebut.

"Dalam asesmen yang kami lakukan, kami memukan permasalahan yang sebenarnya yaitu lingkungan yang tidak bersih, dan siring-siring kita itu banyak ditemukan sampah apalagi setelah kegiatan seperti pasar malam dan pesta, mungkin sampahnya dibuang disiring yang mengakibatkan terjadinya banjir," jelas Sahat, Senin (05/02)

Sahat juga mengatakan jika siring air dibeberapa wilayah seperti Rawa Makmur Permai dan Suka Merindu perlu dilakukan pembugaran lagi atau pengadaan waduk untuk mencegah terjadinya banjir.

"Di Rawa Makmur Permai itu ada siring yang perlu dibenahi, kemudian di Kelurahan Suka Merindu mungkin ada solusi disana untuk dibuat Waduk, lalu kemudian ada usulan juga disana jika bisa ada pengerukan sungai Muara Bangkahulu jadi kalau sungai itu dikeruk mudah-mudahan airnya menjadi lancar," tambahnya.

Kepala Dinsos Kota Bengkulu menegaskan pihaknya dan Tagana merespon cepat laporan dari masyarakat dan menindaklanjuti permasalahan yang dilaporkan ke Dinsos.

"Tugas Dinsos mengerahkan tim Tagana melalui posko kesiap siagaan Tagana yang di Dinsos untuk merespon berbagai laporan dari masyarakat kota yang terdampak banjir ataupun informasi yang lain, memang ada beberapa titik ditemukan menurut laporan warga yang menjadi permasalahannya yang kita lihat dan kita lihat juga apa perlu pengungsian selanjutnya, serta resiko apa yang paling mungkin terjadi itu yang akan kita kurangi," tutupnya

 

Penulis : Annisa Putri Khafifa

Editor : Beta Kurnia