Alankanews.com,Rejang Lebong--Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Dispusip) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, tengah mengimplementasikan Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) untuk meningkatkan kualitas layanan dan peran perpustakaan di desa dan kelurahan. Program ini saat ini tengah dijalankan di 37 perpustakaan desa/kelurahan di wilayah tersebut, Kamis (30/01/2025).
Kepala Dispusip Kabupaten Rejang Lebong, Zulkarnain Harahap, mengungkapkan bahwa dari 156 desa dan kelurahan yang tersebar di 15 kecamatan, sebanyak 60 di antaranya sudah memiliki perpustakaan. Pembinaan TPBIS saat ini mencakup 37 perpustakaan desa/kelurahan yang dianggap memiliki potensi untuk lebih berkembang.
Tujuan utama dari program TPBIS adalah untuk memaksimalkan fungsi perpustakaan desa/kelurahan dengan menyediakan layanan informasi yang inklusif, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat. Dalam konteks ini, perpustakaan diharapkan tidak hanya berperan sebagai tempat membaca, tetapi juga sebagai penggerak pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan informasi.
“Dengan adanya program TPBIS ini, kami berharap dapat memperkuat peran perpustakaan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, seperti membantu pemasaran produk industri rumah tangga dan usaha kecil lainnya,” ujar Zulkarnain.
Selain itu, masyarakat di desa dan kelurahan yang mengikuti program ini juga akan mendapatkan pembinaan mengenai perubahan paradigma perpustakaan sebagai pusat kegiatan sosial dan ekonomi.
Sebagai bagian dari program ini, desa/kelurahan yang terlibat akan memperoleh bantuan berupa buku bacaan, komputer, serta sarana dan prasarana lainnya dari Perpustakaan Nasional. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan minat baca masyarakat, terutama di kawasan pedesaan, serta memberikan akses lebih luas terhadap informasi yang bermanfaat.
Diharapkan, dengan semakin banyaknya perpustakaan desa yang tertransformasi, kualitas pendidikan dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Rejang Lebong akan semakin meningkat, serta memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat informasi yang inklusif dan bermanfaat.
Penulis : Sasti
Editor : Andrini Ratna Dilla