Distribusi Pupuk Subsidi di Kota Bengkulu 2024 Tidak Capai Target, Cuaca Jadi Faktor Utama

Distribusi Pupuk Subsidi Terhambat karena Cuaca, di Bengkulu, Jumat (31/01/2025).Foto:Aisyah/Alankanews.com

Alankanews.com,Kota Bengkulu--Realisasi distribusi pupuk subsidi di Kota Bengkulu pada tahun 2024 tidak sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Salah satu faktor utama yang mempengaruhi ketidaksesuaian ini adalah kondisi cuaca yang tidak mendukung, khususnya musim kemarau panjang yang terjadi sepanjang tahun. Akibatnya, permintaan pupuk dari petani mengalami penurunan signifikan, Jumat (31/01/2025).

Pada tahun 2024, alokasi pupuk subsidi yang diterima Kota Bengkulu mengalami kendala dalam pendistribusiannya. Pupuk Urea yang semula dialokasikan sebanyak 220 ton hanya terealisasi sebesar 169,5 ton, atau sekitar 77,04 persen dari target yang ditetapkan. Sementara itu, distribusi pupuk NPK yang memiliki alokasi 373 ton tercatat mencapai 360,8 ton, atau sekitar 96,73 persen dari target yang diharapkan.

Subkoordinator Pupuk, Pestisida, dan Alsintan Dinas Pertanian Kota Bengkulu, Salman Elfarisy, menjelaskan bahwa cuaca yang kurang mendukung menjadi salah satu penyebab utama ketidaktercapainya target distribusi pupuk.

"Kemarau panjang yang terjadi sepanjang tahun 2024 membuat sebagian petani memutuskan untuk tidak menanam pada musim kedua. Hal ini berimbas pada rendahnya permintaan pupuk," ungkapnya.

Selain itu, Salman menambahkan bahwa musim kemarau yang panjang juga berdampak pada penurunan hasil panen dan rencana tanam petani. Hal ini menyebabkan kebutuhan pupuk subsidi menjadi lebih rendah dibandingkan dengan periode sebelumnya, sehingga distribusi pupuk menjadi tidak optimal.

Meskipun distribusi pupuk Urea belum mencapai target, distribusi pupuk NPK cukup mendekati target yang ditetapkan. Pemerintah daerah dan dinas pertanian berkomitmen untuk terus mengoptimalkan distribusi pupuk pada tahun berikutnya. Mereka berharap, dengan peningkatan koordinasi dan perhatian lebih terhadap kondisi cuaca, kebutuhan pupuk para petani dapat terpenuhi secara maksimal dan mendukung keberhasilan pertanian di Kota Bengkulu.

Penulis : Aisyah Aprielia Lupti

Editor : Andrini Ratna Dilla