DJPb Imbau Perbankan di Prov. Bengkulu Maksimalkan Penyaluran KUR Untuk Petani

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) DJPb Provinsi Bengkulu Bayu Andy Prasetya, Jumat (16/02)/(Foto:Annisa)

Alankanews.com, Bengkulu-- Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) mengimbau perbankan di Provinsi Bengkulu agar memaksimalkan penyaluran program kredit usaha rakyat (KUR) untuk petani, Jumat (16/02).

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) DJPb Provinsi Bengkulu Bayu Andy Prasetya, mengatakan,
Perbankan bisa memaksimalkan dukungan pembiayaan modal kepada petani. Salah satunya dengan mempermudah petani dalam mengakses KUR.

"Hal tersebut perlu dilakukan sebab sektor pertanian di Provinsi Bengkulu menjadi salah satu sektor unggulan yang memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah sebesar 0,57 persen pada triwulan IV 2023," ujar Bayu, Jumat (16/02).

Meskipun demikian, petani di Provinsi Bengkulu sering kali mengalami kendala dalam mengakses pendanaan yang dibutuhkan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian mereka.

"Perbankan di Bengkulu memiliki peran untuk memaksimalkan dukungan kepada petani, sehingga pihak bank harus mempermudah petani untuk mengakses pendanaan seperti KUR. Kami berharap agar perbankan di Bengkulu dapat mempermudah petani dalam mengakses KUR. Salah satunya adalah dengan memberikan KUR tanpa jaminan atau agunan sertifikat kebun," sambungnya.

Dengan adanya dukungan dari perbankan yang lebih optimal dapat membantu petani dalam mengatasi kendala-kendala finansial yang sering dihadapi. Program KUR tanpa jaminan atau agunan sertifikat kebun akan memberikan kesempatan bagi petani yang tidak memiliki aset tersebut untuk tetap mendapatkan akses pendanaan yang petani yang membutuhkan.

"Kami meminta agar perbankan di Bengkulu dapat melakukan pendekatan yang lebih intensif kepada petani guna meningkatkan kesadaran dan komitmen dalam memberikan dukungan finansial kepada petani. Serta dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, perbankan, dan petani guna mengoptimalkan potensi sektor perbankan di Provinsi Bengkulu," tutupnya

 

Penulis : Annisa Putri Khafifa

Editor : Beta Kurnia