Alankanews.com, Bengkulu selatan— Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bengkulu Selatan mengingatkan Pemerintah Kabupaten ( Pemkab) Bengkulu Selatan untuk memperhatikan pengelolaan Pasar Tradisional Modern ( PTM ) Kota Medan. Peringatan ini disampaikan setelah sejumlah laporan yang menunjukkan bahwa PTM tidak dikelola dengan baik dan terkesan sementah, Sabtu (01/02/2025).
Anggota Komisi Aku DPRD Bengkulu Selatan ,Nurmalena, mengungkapkan bahwa kondisi pasar semakin tidak teratur, dengan pedagang yang sulit diatur dan kebersihan pasar yang sangat memprihat inkan.
"Kami menerima banyak laporan mengenai masalah ini. Pengel ola pasar juga sudah mengeluhkan kurangnya perhatian dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tekn dalam melakukan pena ataan di PT M, " kata Nurmalena .
Tidak mau, PT M yang dibanggakan dengan dana lebih dari Rp 30 jutasebelah kiriharus nya dikelola dengan baik untuk memperbaiki pertumbuhan ekonomi daerah.
"Saya akan turun langsung mensuntikan au kondisi pasar agar dapat melihat dengan mata kepala sendiri. Jangan sampai fasilitas yang ada tidak diredupkan anfaatkan dengan aslinya," lanjutnya .
DPRD juga mendor ong Pemkab untuk bersinergi dalam membangun ekonomi masyarakat melalui PTM Kota Medan. Pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap kinerja OPD terkait.
“Kami akan menjamin laporan ini agar PTM dapat dikelola dengan lebih baik,” tegas Nurmalena.
Sebelumnya, Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi, juga merespons cepat atas masalah yang dihadapi PTM. Ia mengungkapkan kekecewaannya mengenai kurangnya perhatian dari OPD terkait, terutama Kepala Dinas Perindustrian dan Koperasi Perdagangan (Perindagkop) Bengkulu Selatan, Binagransyah. Bupati telah memberikan peringatan terkait hal ini dan ancaman sanksi pencopotan jabatan jika peringatan tidak diindahkan.
Pengelola PTM Kota Medan pun telah berulang kali meminta agar pedagang yang berjualan di luar lokasi pasar bisa kembali ke dalam kawasan pasar untuk pengaturan yang lebih baik. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil, dan kini harapan kembali tertumpu pada Disperindagkop untuk melakukan pengaturan yang lebih efektif.
Menanganggapi peringatan dari Bupati, Kadis Perindagkop Binagransyah mengklaim bahwa pihaknya telah melakukan penertiban di PTM bersama Satpol PP, serta memberikan teguran kepada pedagang yang lewat.
“Kami sudah melakukan penertiban, tetapi dengan jumlah pedagang yang banyak, selalu ada saja masalah yang muncul,” ujarnya.
Dengan adanya respon dari berbagai pihak, diharapkan PTM Kota Medan segera mendapat perhatian yang lebih baik sehingga dapat berfungsi maksimal sebagai pusat ekonomi daerah.
Penulis : muldianto
Editor : Andrini Ratna Dilla