Alankanews.com,Bengkulu Selatan--dua rumah warga di Desa Tanjung Negara, Kecamatan Kedurang, Kabupaten Bengkulu Selatan, terbakar. Kebakaran tersebut diduga disebabkan oleh korsleting listrik yang mengakibatkan rumah milik Toni Efriadi dan Pipin Firdaus terbakar habis, Senin (23/12/2024) Kemarin.
Kebakaran pertama kali diketahui setelah Hengki Adi Wibowo, warga setempat, menghubungi tim pemadam kebakaran untuk melaporkan insiden tersebut. Menanggapi laporan tersebut, tim Pemadam Kebakaran (Damkar) segera menerjunkan 2 unit mobil pemadam dan 30 petugas ke lokasi kebakaran.
"Rumah Bapak Toni Efriadi terbakar hingga 90 persen, sementara rumah Bapak Pipin Firdaus terbakar sekitar 40 persen, Beruntung, api dapat dipadamkan dalam waktu 40 menit, dan tim memastikan tidak ada api yang masih bisa menyebar." Ujar Erwin, petugas Damkar.
Tidak ada korban jiwa atau luka dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian material yang dialami Toni Efriadi diperkirakan mencapai Rp 250 juta, sementara kerugian Pipin Firdaus diperkirakan sekitar Rp 30 juta.
Camat Kedurang, Inbima Kasiri, yang turut turun langsung ke lokasi bersama masyarakat, mengungkapkan bahwa kedua pemilik rumah tidak berada di lokasi saat kebakaran terjadi.
"Kami langsung hadir di lokasi bersama warga untuk membantu memadamkan api. Kami turut berduka atas musibah ini dan berharap kejadian serupa tidak terulang," ujar Inbima.
Inbima juga berharap pemerintah dapat segera memberikan bantuan kepada kedua korban kebakaran.
"Semoga korban mendapatkan bantuan dan dukungan dari pemerintah untuk meringankan beban mereka," harapnya.
Kebakaran ini menjadi pengingat bagi warga akan pentingnya kewaspadaan terhadap bahaya korsleting listrik. Warga diimbau untuk lebih berhati-hati dan segera melaporkan kejadian serupa apabila terjadi di lingkungan mereka.
Penulis : Muldianto
Editor : Andrini Ratna Dilla