Alankanews.com, Bengkulu -- Empat anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu menjadi korban pengeroyokan saat bertugas menjaga takziah di kawasan Jalan Sepakat RT 14 RW 04 Sawah Lebar Baru, Kecamatan Ratu Agung, pada Senin malam (10/2/2025) sekitar pukul 22.00 WIB.
Para korban yang diketahui bernama Alki, Angga, Ari Renaldi, dan Muhammad Gebri sempat dilarikan ke Rumah Sakit Harapan dan Doa (RSHD) setelah menerima pukulan dari tujuh orang tak dikenal.
Menurut keterangan salah satu korban, Ari Renaldi, kejadian bermula ketika mereka tengah berjaga di lokasi takziah dan menutup akses jalan untuk sementara. Saat itu, datang seorang pengendara motor yang ingin melintas, namun dihentikan oleh petugas karena jalan sedang ditutup.
"Malam itu kami sedang jaga di jalan, tiba-tiba ada orang yang mau lewat. Kami tidak beri izin, sebab jalan sedang ditutup ada razia," jelas Ari Renaldi pada Selasa (11/2).
Namun, pengendara tersebut tidak terima dan pergi meninggalkan lokasi. Tidak berselang lama, ia kembali bersama enam orang lainnya dan langsung menyerang keempat anggota Satpol PP tersebut.
“Kami tidak menyangka mereka kembali dengan jumlah lebih banyak. Tanpa banyak bicara, mereka langsung menyerang kami. Kami sempat mencoba bertahan, tapi mereka lebih banyak dan menyerang secara tiba-tiba,” tambah Ari.
Setelah kejadian, para pelaku langsung melarikan diri, sementara para korban yang mengalami luka-luka segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Kasus ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Hingga saat ini, polisi masih memburu para pelaku pengeroyokan tersebut.
Penulis : Aisyah Aprielia Lupti
Editor : Andrini Ratna Dilla