Empat Tahun Menunggu, Pembangunan Tanggul dan Jembatan di Pondok Batu Belum Terwujud

Kondisi tanggul pengaman Sungai Selagan ,di Desa Pondok Batu Mukomuko,Kamis (16/01/2026).Foto:Elvina/Alankanews.com

Alankanews.com,Mukomuko--Warga Desa Pondok Batu, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, terus mempertanyakan kelanjutan pembangunan tanggul pengaman Sungai Selagan dan jembatan penghubung desa yang rusak akibat banjir sejak empat tahun terakhir. Hingga kini, proyek-proyek tersebut belum juga direalisasikan, Kamis (16/01/2025).

Kepala Desa Pondok Batu, Joni Susandra, mengungkapkan bahwa masyarakat sangat berharap ada perkembangan terkait pembangunan tanggul dan jembatan yang terletak di jalan provinsi wilayah mereka.

 "Hingga kini belum ada informasi terkait pembangunan tanggul dan jembatan tersebut. Harapan masyarakat adalah agar tahun ini ada realisasi pembangunannya," ujar Joni.

Menurutnya, kondisi tanggul pengaman Sungai Selagan yang jebol akibat banjir telah berdampak pada jalan provinsi dan permukiman penduduk setempat.

 "Jika erosi sungai semakin melebar, jalan provinsi bisa terancam putus, yang tentu saja akan mengganggu aktivitas warga," tambah Joni.

Saat ini, jarak antara Sungai Selagan dengan tepi jalan provinsi hanya tersisa sekitar dua meter. Jika tidak segera ditangani, potensi kerusakan jalan akan semakin besar. Selain itu, jembatan darurat pengganti jembatan permanen yang rusak akibat banjir juga dalam kondisi memprihatinkan. Lantai jembatan darurat tersebut sering mengalami kerusakan, sehingga kendaraan roda dua dan empat kesulitan melintas.

Joni menambahkan, sejak dibangun pada 2022, jembatan darurat tersebut belum digantikan dengan jembatan permanen. Meskipun demikian, warga setempat telah berinisiatif untuk mengganti lantai jembatan secara swadaya dan bergotong royong agar kendaraan, terutama yang mengangkut hasil panen sawit, dapat melintas dengan lancar.

"Pemerintah desa mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah membantu memperbaiki jembatan rusak. Kami juga berterima kasih kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mukomuko yang cepat tanggap dalam memperbaiki lantai jembatan yang rusak," tutup Joni.

Penulis : Elvina Rosa

Editor : Andrini Ratna Dilla