Alankanews.com, Bengkulu-- Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, Edwar Samsi, S.IP., MM., menyambut kedatangan dari 300 guru honorer di Forum Guru Prioritas Pertama Negeri dan Swasta Nusantara (FGPPNS) Se-Provinsi Bengkulu, di DPRD Provinsi Bengkulu pada Rabu (27/12) kemarin.
Ia menjelaskan kedatang 300 guru honorer ini untuk menyampaikan keluhan mereka tentang memintak Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Bengkulu untuk mengusulkan formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) ditahun 2024 mendatang.
Dalam kesempatan tersebut, mereka juga memintak perlakuan yang sama antara guru SLB dengan guru umum serta terkait dengan salah satu kasus penerimaan PPPK tahun ini.
"Terkait dengan salah satu kasus penerimaan PPPK tahun ini atas nama ibu Erni, yang akibat komunikasi yang kurang baik dengan Pemerintah Kota melalui Dikbud sehinhha pemberkasan nya kurang satu," Ujar Edwar, Rabu (27/12).
Dilanjut Edwar, terkait dengan permintaan tentang pembukaan PPPK ditahun 2024 Pemerintah Pusat sudah berjanji untuk membuka PPPK pada tahun 2024.
"Kita akan mengawasi apakah janji itu terlaksana atau tidak, karena anggarannya ditanggung oleh Pemerintah Pusat melalui kementerian karena itu tidak akan berdampak dengan keuangan daerah, dan kita hanya bisa mengajukan ke Pemerintah Pusat," lanjutnya.
Ia juga mengatakan jika formasi tahun ini belum bisa diakomodirkan soalnya hanya ada 600an sementara guru-guru masih banyak yang belum terakomodir.
"Harapan kita di 2024 bisa terakomodir semua, hanya saja sekarang itu tergantung oleh Pemda Provinsi mereka akan mengakomodir atau tidak, soalnya aturan tersebut sudah jelas, pemda yang akan mengajukan formasi untuk PPPK," tutupnya.
Reporter : Beta Kurnia
Editor : Aisyah Oktavia