Goa Suruman dan Penangkaran Rafflesia di Desa Batu Ampar Kurang Terekspose Akibat Minimnya Sinyal

Goa Suruman dan penangkaran bunga Rafflesia terbesar di Bengkulu, Rabu (12/02/2025). Foto : Muldianto / Alankanews.com

 

Alankanews.com, Bengkulu Selatan -- Desa Batu Ampar, Kecamatan Kedurang, memiliki potensi wisata alam yang luar biasa dengan keberadaan Goa Suruman dan penangkaran bunga Rafflesia terbesar di Bengkulu. Keindahan alamnya bahkan telah membawa desa ini meraih juara empat dalam ajang Desa Wisata tingkat Provinsi Bengkulu pada akhir tahun 2023 lalu. Namun, sayangnya, minimnya akses telekomunikasi menjadi kendala utama dalam pengembangan wisata di daerah ini.

Ketua Penjelajah Goa Gunung Hutan Desa (Penggunde), Eka, mengungkapkan bahwa keindahan destinasi wisata di Desa Batu Ampar tidak perlu diragukan lagi. Namun, kurangnya sinyal telekomunikasi membuat promosi wisata menjadi terhambat, sehingga belum banyak wisatawan yang mengetahui keberadaan tempat ini.

"Kami penggiat wisata alam Desa Batu Ampar terkendala dalam pemasaran dan komunikasi kepada pengunjung. Sebab biasanya pengunjung yang akan berlibur di Desa Batu Ampar menghubungi kami terlebih dahulu, khususnya untuk memastikan adanya bunga Rafflesia yang mekar," ujar Eka, Rabu (12/2/2025).

Minimnya sinyal di wilayah ini juga menyulitkan masyarakat dalam memberikan informasi real-time kepada calon wisatawan. Padahal, daya tarik utama penangkaran bunga Rafflesia adalah momen mekarnya bunga tersebut yang hanya bertahan beberapa hari. Dengan adanya jaringan telekomunikasi yang lebih baik, masyarakat setempat berharap dapat meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke desa ini.

Para penggiat wisata berharap pemerintah daerah dan pihak terkait dapat segera mengambil langkah untuk memperbaiki akses telekomunikasi di Desa Batu Ampar. Dengan demikian, potensi wisata alam yang luar biasa ini dapat semakin dikenal dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.

 

Penulis : Muldianto

Editor : Andrini Ratna Dilla