Hadapi Cuaca Ekstrem, Pemkot Bengkulu Perkuat Kesiapsiagaan di Wilayah Rawan Banji

Mengantisipasi dampak cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah, Pemerintah Kota Bengkulu meningkatkan kesiapsiagaan, terutama di kawasan rawan banjir. Foto : Cyntia/Alankanews.com

Alankanews.com -- Mengantisipasi dampak cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah, Pemerintah Kota Bengkulu meningkatkan kesiapsiagaan, terutama di kawasan rawan banjir. Seluruh camat, lurah, hingga ketua RW dan RT diimbau aktif memantau kondisi lingkungan dan segera melaporkan potensi bencana kepada pihak berwenang.

Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi melalui Asisten I Setda Kota Bengkulu, Eko Agusrianto, menyampaikan bahwa Pemkot telah mengerahkan personel dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis untuk melakukan pemantauan langsung di lapangan.

“Seluruh unsur di lapangan dapat berkoordinasi dengan BPBD, Damkar, Dinas Sosial, maupun OPD terkait lainnya. Intinya kita harus tetap siaga dan waspada terhadap potensi bencana,” kata Eko, Minggu (4/8/2025).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu, Will Hopi, turut mengingatkan warga yang berada di daerah rawan agar waspada terhadap kemungkinan banjir. Ia meminta masyarakat mengamankan barang-barang penting dan segera melapor jika membutuhkan pertolongan.

“Jika ada warga yang memerlukan evakuasi atau bantuan darurat, silakan hubungi BPBD atau OPD terkait. Layanan cepat juga bisa diakses melalui Call Center 112,” ujar Will.

Kesiapsiagaan juga ditunjukkan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bengkulu. Kepala Damkar, Yuliansyah, menyebut timnya siap merespons setiap laporan kedaruratan yang masuk.

“Warga bisa melaporkan kondisi darurat melalui Call Center 112 atau menghubungi langsung ke nomor 0736-55230003 dan 0812-7329-3302,” jelasnya.

Sementara itu, Dinas Sosial Kota Bengkulu juga bergerak cepat. Kepala Dinsos, Sahat Marulitua Situmorang, mengatakan timnya telah diterjunkan untuk memberikan bantuan bagi warga terdampak banjir, rumah roboh, maupun tanah longsor.

“Langkah ini merupakan bentuk komitmen dan kepedulian pemerintah. Kami ingin masyarakat merasa aman, terlindungi, dan cepat mendapatkan bantuan saat terjadi bencana,” tegas Sahat.

Pemkot Bengkulu juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, mengutamakan keselamatan, dan selalu mengikuti informasi resmi dari pemerintah. Dalam menghadapi cuaca ekstrem, sinergi antara pemerintah dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam meminimalkan risiko dan dampak bencana.

 

Reporter : Cyntia P

Editor : Gita KMS