Alankanews.com -- Harga tandan buah segar (TBS) sawit di Provinsi Bengkulu tercatat stabil di kisaran Rp3.000 per kilogram. Kondisi ini menjadi kabar baik bagi petani maupun pelaku usaha sawit di daerah.
Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Provinsi Bengkulu, Rosmala Dewi, mengatakan stabilitas harga dipengaruhi oleh kondisi indeks sawit yang saat ini masih cukup baik. Ia berharap tren tersebut dapat terus bertahan untuk menjaga kestabilan ekonomi daerah.
“Sawit merupakan salah satu komoditas unggulan yang menopang perekonomian Bengkulu. Karena itu, pemerintah daerah terus memberi perhatian terhadap sektor ini,” ujarnya.
Berdasarkan data Dinas TPHP, saat ini terdapat lebih dari 100 perusahaan sawit yang beroperasi di Bengkulu. Dari jumlah itu, 43 di antaranya merupakan pabrik pengolahan.
Perusahaan-perusahaan tersebut terdiri dari yang bergerak khusus di budidaya, khusus pengolahan, maupun menjalankan keduanya. Keberadaan industri sawit tidak hanya menjadi penggerak ekonomi, tetapi juga menyerap banyak tenaga kerja di berbagai wilayah Bengkulu.
Reporter : Cyntia P
Editor : Nur Leli