Heboh Penemuan Uang Palsu di Objek Wisata Ulumusi RJC, Rejang Lebong

Uang Palsu Beredar di Rejang Lebong, Senin (13/01/2025).Foto:Sasti/Alankanews.com

Alankanews.com,Rejang Lebong--Sebuah penemuan mengejutkan terjadi di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, tepatnya di lokasi wisata Ulumusi RJC atau Sungai Trokon. Sejumlah uang dengan pecahan Rp 100 ribu yang diduga palsu ditemukan oleh pengelola objek wisata setempat, Senin (13/01/2025).

Uang tersebut mencurigakan karena adanya sejumlah keanehan yang terlihat saat dibandingkan dengan uang dengan nominal yang sama. Pengelola objek wisata yang menemukan uang itu memeriksa fisiknya dan mendapati perbedaan pada tanda tangan serta beberapa ciri lainnya yang tidak sesuai dengan uang asli.

"Uang tersebut saat dibandingkan dengan pecahan yang sama jelas berbeda, ada beberapa keanehan yang membuat kami curiga itu uang palsu," ujar pengelola wisata yang lebih memilih untuk tidak disebutkan namanya.

Kepala Desa Cawang Lama, Ishak, membenarkan adanya penemuan uang diduga palsu di objek wisata milik pribadi di desanya. Ia mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menerima uang dan segera melapor ke pihak berwajib jika menemukan barang bukti serupa.

“Memang benar ada informasinya, itu di tempat wisata di desa kita, kami juga telah mengingatkan agar warga segera melapor ke kepolisian jika menemukan uang palsu atau barang bukti lainnya.” ujar Ishak.

Ishak berharap agar pihak kepolisian dapat melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap asal-usul uang palsu tersebut dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Sementara itu, Kapolsek Selupu Rejang, Iptu Ibnu Sina Alfarobi, mengonfirmasi bahwa hingga saat ini belum ada laporan resmi terkait penemuan uang palsu tersebut. Ia mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan bukti atau informasi lebih lanjut.

"Belum ada laporan yang masuk ke kami. Jika ada, kami imbau untuk segera melaporkannya agar dapat segera ditindaklanjuti," ujar Kapolsek.

Dengan adanya penemuan uang palsu ini, pihak berwenang diharapkan segera mengambil langkah-langkah untuk mengungkap jaringan peredaran uang palsu di wilayah tersebut.

Penulis : Sasti

Editor : Andrini Ratna Dilla