Ibu Rumah Tangga di Bengkulu Laporkan Dugaan Penipuan Arisan Online, Rugi Rp 20 Juta

Korban Penipuan Arisan Online, di Kota Bengkulu, Rabu (29/01/2025).Foto:Aisyah/Alankanews.com

Alankanews.com,Kota Bengkulu--Seorang ibu rumah tangga bernama Nova Lestari, warga Jalan Irian, Kecamatan Sungai Serut, Kota Bengkulu, melaporkan kasus dugaan penipuan arisan online ke Polresta Bengkulu. Nova mengaku mengalami kerugian hingga Rp 20 juta setelah admin arisan online, berinisial AN, gagal membayarkan uang arisan yang seharusnya diterimanya, Rabu (29/01/2025).

Menurut keterangan Nova, awalnya ia mengikuti arisan online yang dikelola oleh AN bersama 20 peserta lainnya. Nova mengambil bagian terakhir dalam pembagian giliran arisan. Namun, saat tiba gilirannya untuk menerima uang, AN tidak sanggup membayarkan haknya.  

“Saya sudah beberapa kali menyampaikan somasi kepada AN, tapi tidak ada respons. Bahkan saat mendatangi rumahnya, saya tidak berhasil menemui AN. Orang tuanya pun sudah lepas tangan terkait masalah ini,” ujar Nova.  

Nova menambahkan bahwa sebelum kasus ini mencuat, sudah ada peserta lain yang mengeluhkan keterlambatan pembayaran dengan berbagai alasan dari AN. Salah satu alasannya adalah uang arisan digunakan untuk keperluan pribadi.  

Karena tidak ada itikad baik dari AN, Nova akhirnya memutuskan melaporkan dugaan penipuan ini ke Polresta Bengkulu dengan terlebih dahulu membuat pengaduan masyarakat (Dumas).  

“Saya terakhir menerima bagian dengan total 20 slot. Namun hingga sekarang uang itu tidak diberikan,” katanya.  

Hingga berita ini diterbitkan, AN diduga telah menghilang dari tempat tinggalnya, sementara kasus ini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. Polisi mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam mengikuti arisan, terutama yang berbasis online.

Penulis : Aisyah Aprielia Lupti

Editor : Andrini Ratna Dilla