Jalan di BS Rusak Parah, Pemkab BS Ajukan Bantuan Untuk Perbaikan

Kondisi jalan dari depan Gedung DPRD Bengkulu Selatan, Kecamatan Kota Manna, hingga tembus ke Simpang Kurawan, Rabu (30/10/20240).Foto:Aisyah/Alankanews.com

Alankanews.com,Bengkulu Selatan-- Masyarakat keluhkan kondisi jalan dari depan Gedung DPRD Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Kota Manna, hingga tembus ke Simpang Kurawan, Kecamatan Pino Raya yang rusak berat, Rabu (30/10/2024).

Jalan tersebut merupakan salah satu  akses utama menuju Kota Bengkulu tetapi kini kondisinya memprihatinkan, dengan kerusakan di berbagai titik yang membahayakan pengguna jalan.

Selain jalan, bahkan ada satu  jembatan penghubung yang mengalami amblas akibat tingginya intensitas hujan, hingga tidak dapat dilalui.  

Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui  Kepala Dinas PUPR BS, Ir H Teddy Setiawan ST MM MSi telah melakukan upaya perbaikan jalan dan jembatan tersebut dengan mengajukan bantuan ke Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bengkulu.

"Untuk perbaikan jalan dan jembatan tersebut kita meminta bantuan dengan pihak BPJN untuk mengusulkan kegiatan tersebut melalui dan APBN atau melalui skema Inpres Jalan Daerah (IJD)," jelas Teddy Setiawan.

Ia juga menerangkan status jalan yang akan diperbaiki tersebut sudah menjadi jalan kabupaten sejak Desember 2023 lalu. 

"RAP sudah kami rampungkan. Anggaran Rp 24 miliar akan fokus untuk memperbaiki jalan, dan Rp 5 miliar untuk jembatan. Ini harus segera ditangani agar masyarakat bisa kembali menggunakan akses ini dengan aman," ujarnya

Selain itu, ia juga membenarkan salah satu kondisi jembatan Sekunyit di Desa Pagar Dewa, Kecamatan Kota Manna dalam kondisi tidak layak. Dampaknya, akses dari dua arah, baik dari Kota Bengkulu maupun dari Kabupaten Kaur, terpaksa dialihkan ke jalur alternatif yang menjadi satu-satunya pilihan aman saat ini.

"Terkai hal itu, kami telah berkoordinasi dengan Tim Kementerian PUPR RI melalui BPJN Bengkulu untuk segera menindaklanjuti masalah ini. Kami bersama BPJN sudah turun langsung ke lokasi. Kondisi di lapangan memang sangat memprihatinkan,” ungkap Teddy Setiawan.

Teddy menjelaskan, dalam survei yang dilakukan, Tim BPJN Bengkulu telah menyusun Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP) dengan total dana yang cukup besar, mencapai Rp 29 miliar. Dan upaya perbaikan jalan dan jembatan tersebut juga membutuhkan waktu dan proses yang harus dilalui.

"Kami minta masyarakat dapat bersabar dan terus mendukung, serta mendoakan perjuangan PUPR dalam upaya melakukan perbaikan jalan Padang Panjang yang mengalami kerusakan tersebut," harap Teddy Setiawan.

Terakhir Teddy menerangkan langkah tersebut diharapkan menjadi solusi bagi warga yang sehari-harinya bergantung pada ruas jalan ini. Sebab, penutupan sementara yang saat ini diberlakukan memang memicu keluhan, terutama bagi mereka yang tidak punya pilihan selain menggunakan jalur memutar yang cukup jauh. Namun, ia menegaskan bahwa keputusan ini semata-mata demi keamanan pengguna jalan.

“Hasil pembahasan sudah kita serahkan ke BPJN, bahkan Bupati BS, Gusnan Mulyadi SE MM turut memberikan dukungan penuh dengan menandatangani usulan ini. Kami berupaya keras agar perbaikan bisa terlaksana pada 2025,” tutupnya.

 

Penulis : Muldianto

Editor : Andrini Ratna Dilla