Alankanews.com, Bengkulu-- Menjelang tahun baru 2024 Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lebong, mengimbau pada pergantian Tahun Baru nantinya dirayakan secara sederhana. Masyarakat boleh bergembira tapi jangan berlebihan.
Hal itu disampaikan terutama pada malam pergantian tahun baru 2024 yang jatuh pada Senin (01/01/2024) mendatang, sejumlah pihak mengimbau agar warga tidak merayakan terlalu berlebihan.
Ketua MUI Lebong, Mukhlas mengatakan dalam menyarankan tahun baru 2024 tersebut sebaiknya masyarakat menggelar dzikir akbar dan Istighosah dengan keluarga di rumah.
"Hidupkan suasana Tahun baru dengan memperbanyak dzikir dan doa pada rumah tempat tinggal ," ujar Mukhlas, Senin (18/12).
Ia juga tidak melarang masyarakat untuk merayakan dan menyambut tahun baru 2024, namun ia mengingatkan masyarakat agar tidak berlebihan.
Dilanjut Mukhlas, momen tahun baru harus dilewati dengan introspeksi diri. Perubahan hidup menjadi lebih baik menurutnya paling penting.
"Saya ingin lebih mengajak kita memasuki tahun baru dengan kesederhanaan. Lebih mementingkan komitmen komitmen kita yang positif. Kemudian kita lakukan di tahun baru. Agar masa depan kita bisa lebih baik dari masa-masa sebelumnya," jelas Mukhlas.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak merayakan pergantian tahun baru 2023 menuju 2024 dengan euforia.
"Bagi mereka yang merayakan mohon perayaan itu sepatutnya dan sepantas mungkin. Jangan bermewah-mewah jangan berlebih-lebihan," harap Mukhlas.
Reporter : Beta Kurnia
Editor : Aisyah Oktavia