Alankanews.com,Bengkulu Selatan--Jembatan Sekunyit yang rusak beberapa bulan lalu di Kabupaten Bengkulu Selatan kini tengah dalam proses pengusulan perbaikan. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bengkulu Selatan, melalui Kepala Bidang Bina Marga, Abdullah Umayah Zahri, menyampaikan bahwa perbaikan jembatan tersebut telah diupayakan dan diajukan ke pihak Balai untuk segera dilakukan penanganan, Jumat (10/01/2025).
“Begitu kejadian, kami langsung melakukan survei bersama Kepala Dinas atas perintah Bapak Bupati. Pihak Balai merespons dengan sangat positif dan langsung menurunkan tim untuk melakukan survei keesokan harinya,” ujar Abdullah.
Abdullah menambahkan, pada tahun 2025, pihak Balai akan melakukan survei kelayakan secara menyeluruh untuk menentukan apakah jembatan Sekunyit akan direhab total atau dipindahkan lokasinya.
“Dari informasi yang kami terima dari tim Balai, kemungkinan jembatan ini akan direhab total atau dipindahkan dan dibangun lebih tinggi. Tim Balai akan melakukan studi kelayakan untuk menentukan lokasi terbaik agar jembatan yang dibangun dapat digunakan bertahan puluhan tahun ke depan,” jelas Abdullah.
Dikatakan Abdullah, jembatan Sekunyit memang sudah cukup lama, diperkirakan sejak tahun 1980-an, dan kondisinya sudah tidak layak. Oleh karena itu, perbaikan total sangat diperlukan.
Pada 2025, pihak Balai akan membentuk tim khusus untuk menghitung detail kebutuhan, termasuk keperluan teknis dan penentuan lokasi yang layak untuk pembangunan jembatan yang lebih tahan lama.
“Untuk sementara, kami mohon agar masyarakat dan pengguna jalan bersabar. Kami sudah bekerja sama dengan Satlantas Polres Bengkulu Selatan untuk menutup jalan ini dan memasang plat penghalang agar tidak ada yang melintasi jembatan yang rusak. Pengguna jalan bisa melalui jalur utama dua arah yang tersedia,” tambah Abdullah.
Dengan adanya upaya perbaikan ini, diharapkan jembatan Sekunyit dapat segera diperbaiki dan dibangun lebih kuat serta tahan lama demi keamanan dan kenyamanan pengguna jalan di Kabupaten Bengkulu Selatan.
Penulis : Muldianto
Editor : Andrini Ratna Dilla