Julukan "Bumi Merah Putih" Lebih Tepat Ditujuakan pada Kota Bengkulu

Patung Fatmawati, di Simpang 5 Kota Bengkulu, Senin (20/01/2025).Foto:Aisyah/Alankanews.com

Alankanews.com,Kota Bengkulu--Kota Bengkulu sebaiknya dikenal dengan julukan "Bumi Merah Putih" menurut Asnody Restiawan, Ketua Bengkulu Heritage Society (BHS). Menurutnya, julukan tersebut lebih sesuai karena kota ini memiliki kaitan kuat dengan simbol Merah Putih, terutama sebagai kota kelahiran Ibu Negara Fatmawati, yang merupakan penjahit bendera pusaka, Senin (20/01/2025).

Asnody mengungkapkan bahwa di Bengkulu hanya kota Bengkulu yang tidak memiliki habitat bunga Rafflesia, sementara delapan kabupaten lainnya memiliki wilayah persebaran bunga tersebut. Oleh karena itu, julukan "Bumi Merah Putih" dirasa lebih pantas untuk kota ini, mengingat kedekatannya dengan sejarah dan budaya nasional.

Selain itu, kata "Merah Putih" sangat melekat pada identitas kota Bengkulu, terbukti dengan nama Bandara Fatmawati dan beberapa institusi lainnya yang mengusung nama ibu negara tersebut. Julukan "Bumi Rafflesia" sendiri, lanjut Asnody, sebenarnya lebih merujuk pada Provinsi Bengkulu secara keseluruhan, bukan hanya kota Bengkulu.

Asnody menambahkan bahwa meskipun "Bumi Rafflesia" lebih populer dan berpotensi mendongkrak sektor pariwisata, "Bumi Merah Putih" memiliki daya tarik yang lebih khas dan eksklusif untuk kota Bengkulu. 

"Secara pariwisata, nama Bumi Rafflesia memang lebih menjual. Namun, Merah Putih tidak identik dengan daerah lain, hanya dengan kota Bengkulu," ujarnya.

Namun, Asnody juga mengingatkan bahwa perubahan julukan ini tidak akan dilakukan sembarangan. Penggantian julukan akan berdampak pada perubahan nomenklatur, aturan hukum, dan pengeluaran anggaran yang cukup besar. Oleh karena itu, menurutnya, perubahan tersebut sebaiknya dipertimbangkan dengan matang agar tidak membebani anggaran daerah.

Penulis : Aisyah Aprielia Lupti

Editor : Andrini Ratna Dilla