Alankanews.com,Bengkulu-- Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu terus dorong perekonomian lokal dan membantu pelaku usaha kecil di Kota Bengkulu, Jumat (23/08).
Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Bengkulu, Bujang HR yang mengatakan bahwa kios di Pasar Tradisional Modern (PTM) untuk pedagang kaki lima (PKL) yang berada di kawasan KZ Abidin gratis.
"Untuk kios di dalam PTM gratis dan tidak ada yang bayar. Namun kadang-kadang para pedagang berasumsi bayar padahal tidak, dan digratiskannya biaya sewa tersebut untuk mendukung dan mendorong perekonomian lokal serta membantu pelaku usaha kecil," ujar Bujang, Jumat (23/08).
Ia juga mengatakan bahwa kebijakan ini diberlakukan untuk semua pedagang kaki lima, supaya dapat memberikan kesempatan lebih baik dalam menjalankan usaha untuk kebutuhan sehari-hari tanpa harus mengganggu ketertiban dengan berjualan di bahu jalan.
"Kami berharap para pedagang dapat fokus untuk pengembangan usaha tanpa terbebani oleh biaya sewa," sambung Bujang, Jumat (23/08).
Selain itu, Bujang juga berharap para pedagang dapat memberikan kontribusi positif bagi ekonomi daerah, serta meningkatkan daya tarik kawasan KZ Abidin sebagai pusat kegiatan ekonomi dan kuliner.
Pihaknya juga bekerjasama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bengkulu untuk memastikan para pedagang kaki lima dapat berjualan secara permanen di dalam PTM.
Disperindag Kota Bengkulu juga telah menyiapkan tempat berjualan di PTM untuk 200 pedagang yang berjualan di Jl KZ Abidin atau di depan kawasan Mega Mall Bengkulu.
Penulis : Aisyah Aprielia Lupti
Editor : Andrini Ratna Dilla