Kapal Nelayan Karam di Seluma, Tiga Bersaudara Hilang di Laut

Kapal karam setelah digulung ombak besar, Kamis (20/02). Foto : Septon / Alankanews.com

Alankanews.com, Seluma -- Sebuah kapal nelayan yang diawaki tiga bersaudara karam setelah digulung ombak besar di perairan Desa Muara Maras, Kecamatan Semidang Alas Maras, Kabupaten Seluma, pada Rabu siang, 19 Februari 2025, sekitar pukul 13.00 WIB.

Kapal tersebut diketahui milik Maman atau Yamang (50), yang melaut bersama dua saudaranya, Andi (40) dan Sucen (45). Ketiganya merupakan warga Dusun I, Desa Muara Maras. Mereka berangkat mencari ikan sejak pagi hari, sebagaimana rutinitas nelayan di desa tersebut. Biasanya, para nelayan pulang selepas waktu Dzuhur untuk menjual hasil tangkapan mereka di darat.

Namun nahas, saat ketiganya hendak menepi, kapal mereka dihantam badai besar dan tidak dapat dikendalikan. Ombak tinggi menggulung kapal hingga terbalik, menyebabkan seluruh muatan ikan hasil tangkapan ikut tercebur ke laut.

Kepala Desa Muara Maras, Hendri Wawan, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, peristiwa tragis ini terjadi begitu cepat sehingga sulit bagi warga sekitar untuk memberikan pertolongan.

"Benar, kapal milik Pak Maman bersama dua saudaranya karam sekitar pukul 13.00 WIB. Mereka berangkat melaut sejak pagi, tetapi saat hendak pulang, tiba-tiba ombak besar datang dan menggulung kapal mereka. Hingga saat ini, ketiga korban masih dalam pencarian," ujar Hendri Wawan saat dikonfirmasi pada Kamis pagi (20/02).

Tim SAR bersama warga setempat segera melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Namun, cuaca buruk dan gelombang tinggi menyulitkan upaya penyelamatan. Pihak keluarga berharap ketiganya dapat ditemukan dalam keadaan selamat.

"Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mempercepat proses pencarian. Semoga ada kabar baik dan ketiga korban segera ditemukan," tambah Hendri Wawan.

Hingga berita ini diturunkan, upaya pencarian masih berlangsung dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk Basarnas dan relawan nelayan setempat.

 

Penulis : Septon

Editor : Andrini Ratna Dilla