Alankanews.com, Bengkulu -- Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Sumardi, turut hadir dalam peluncuran Program Penguatan Pekarangan Pangan Lestari yang diinisiasi oleh Polda Bengkulu. Kegiatan ini berlangsung pada Senin (24/2/2025) di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Tanjung Agung Palik, Kabupaten Bengkulu Utara.
Program ini mengusung konsep 1 Desa 1 Hektar Jagung", yang bertujuan untuk meningkatkan produksi pangan, memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong kesejahteraan petani lokal.
Sumardi menyatakan bahwa inisiatif yang diambil oleh Polda Bengkulu selaras dengan visi Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 melalui strategi ketahanan pangan.
"Apa yang dilakukan oleh Polda Bengkulu sangat positif dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Selain memastikan ketersediaan pangan, program ini juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat," ujar Sumardi.
Ketahanan pangan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah dengan tiga aspek penting yang harus diperhatikan:
✔ Ketersediaan pangan – memastikan produksi pangan yang mencukupi kebutuhan masyarakat.
✔ Akses pangan - memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh pangan yang cukup.
✔ Pemanfaatan pangan – memastikan konsumsi pangan yang bergizi dan berkelanjutan.
Namun, beberapa tantangan masih harus dihadapi, seperti perubahan iklim, gangguan rantai distribusi, kelangkaan bahan bakar, hingga ketidakstabilan ekonomi global yang dapat berdampak pada ketersediaan pangan di Indonesia.
Sebagai langkah antisipasi, pemerintah terus menggalakkan strategi penguatan ketahanan pangan, termasuk:
- Pembangunan bendungan dan sistem irigasi modern.
- Penerbitan green bonds untuk pendanaan pertanian berkelanjutan.
- Kolaborasi dengan sektor swasta melalui skema Kerja Sama Publik-Swasta (PPP).
- Edukasi masyarakat tentang pentingnya pemanfaatan pangan yang lebih efisien.
Sumardi menegaskan bahwa program ini harus berjalan secara konsisten agar manfaatnya dirasakan dalam jangka panjang.
"Ketahanan pangan bukan sekadar soal produksi, tetapi juga bagaimana memastikan masyarakat mendapatkan akses pangan yang terjangkau dan berkualitas. Jika kita terus berinovasi, Indonesia bisa mencapai swasembada pangan yang berkelanjutan," pungkasnya.
Reporter : Aisyah Aprielia Lupti
Editor : Andrini Ratna Dilla