Alankanews.comm,Kepahiang--Lelang kendaraan dinas milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang kurang diminati masyarakat. Dari 32 unit kendaraan dinas (Randis) yang ditawarkan, hanya 13 unit yang berhasil terjual, termasuk 8 unit kendaraan roda empat, Senin (23/12/2024).
Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas sosialisasi yang dilakukan oleh Badan Keuangan Daerah (BKD) Kepahiang. Sejumlah pihak menilai bahwa langkah sosialisasi yang dilakukan selama ini kurang maksimal dalam menjangkau masyarakat.
Kepala Bidang Aset BKD Kepahiang, Herwin Noviansyah, S.Sos, MM, mengungkapkan bahwa rendahnya jumlah kendaraan yang laku dalam lelang kemungkinan besar disebabkan oleh kurangnya pemahaman masyarakat terhadap penggunaan aplikasi lelang.
“Aplikasi yang digunakan dalam proses lelang memang masih baru dan belum banyak dikenal masyarakat. Hal ini menjadi salah satu kendala utama yang kami identifikasi,” jelas Herwin
Herwin menambahkan, pihaknya akan mengevaluasi metode sosialisasi dan mengupayakan strategi yang lebih efektif agar masyarakat lebih mudah memahami mekanisme lelang ke depannya.
“Kami akan meningkatkan kualitas sosialisasi, termasuk memberikan edukasi langsung kepada masyarakat terkait penggunaan aplikasi lelang,” tambahnya.
Sementara itu, seorang warga yang mengikuti lelang, Dedi (35), mengaku bahwa dirinya merasa kesulitan menggunakan aplikasi yang disediakan.
“Aplikasinya agak membingungkan. Kalau bisa ke depan ada panduan yang lebih jelas atau sosialisasi langsung,” tutupnya.
BKD Kepahiang diharapkan dapat mengambil langkah-langkah strategis agar pelaksanaan lelang berikutnya lebih diminati masyarakat, baik melalui edukasi teknologi maupun promosi yang lebih luas.
Penulis : Ayu Lestari
Editor : Andrini Ratna Dilla