Alankanews.com,Bengkulu Selatan-- Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027 di Aula Bappeda Litbang, Senin (30/03).
Kegiatan ini dibuka oleh perwakilan Gubernur Bengkulu, Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Bengkulu, H. Nandar Munadi. Ia menegaskan Musrenbang menjadi forum strategis untuk menyelaraskan arah kebijakan pembangunan antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah.
“Perencanaan harus terukur, tepat sasaran, dan berbasis data agar berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Bupati Bengkulu Selatan, H. Rifai Tajudin, menyampaikan Musrenbang RKPD 2027 merupakan penentu arah pembangunan pada tahun ketiga periode 2025–2029. Ia menekankan pentingnya inovasi di tengah keterbatasan fiskal, dengan efisiensi anggaran yang mencapai Rp78 miliar pada 2025 dan Rp168 miliar pada 2026.
Meski demikian, sejumlah capaian pembangunan berhasil diraih, seperti rehabilitasi 51 jembatan, peningkatan infrastruktur jalan, perbaikan sarana pendidikan dan kesehatan, serta peningkatan IPM dan penurunan angka kemiskinan.
Sementara itu, Kepala Bappeda Litbang Bengkulu Selatan, Fikri Aljauhari, menjelaskan tema pembangunan 2027 difokuskan pada penguatan infrastruktur berkelanjutan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Prioritas pembangunan meliputi pemerataan infrastruktur, penguatan ketahanan pangan, pengembangan UMKM, peningkatan kualitas SDM, serta reformasi birokrasi berbasis digital.
Musrenbang ini dihadiri unsur Forkopimda, DPRD, kepala OPD, camat, dan pemangku kepentingan lainnya, sebagai forum menyerap aspirasi dan menyempurnakan rancangan RKPD sebelum ditetapkan.