Pedagang di Taman Remaja Bengkulu Desak Perbaikan Auning yang Terbengkalai

Taman Remaja, di Bengkulu, Kamis (09/011/2025).Foto:Aisyah/Alankanews.com

Alankanews.com,Bengkulu--Sejumlah auning pedagang di Taman Remaja Bengkulu hingga kini masih terbengkalai. Para pedagang meminta pemerintah setempat segera melakukan perbaikan serta memberikan fasilitas yang memadai, Kamis (09/01/2025).

“Kami sangat menunggu itu. Kalau memang pemerintah segera membangunnya, kami sangat senang jika ada realisasinya,” ujar salah satu pedagang, Erwan.

Erwan mengungkapkan, pihak Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu sebelumnya pernah meninjau kondisi auning pedagang di Taman Remaja. Namun, hingga saat ini belum ada langkah nyata yang dilakukan.  

“Mereka waktu itu bilang akan ada pembangunan, tapi tidak dijelaskan kapan pastinya,” tambahnya.  

Saat peninjauan, pihak Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu menyampaikan bahwa Taman Remaja merupakan salah satu bagian dari destinasi wisata di kota tersebut. Namun, menurut Erwan, kondisi taman saat ini jauh dari layak disebut sebagai tempat wisata karena minimnya fasilitas dan banyaknya sampah.  

“Tidak ada yang bisa kami perkenalkan di taman ini. Yang terlihat justru sampah, sehingga menciptakan kesan buruk,” keluhnya.  

Meski fasilitas belum memadai, pedagang tetap dikenakan biaya sewa auning oleh Dinas Pariwisata sebesar Rp2.800.000 per tahun.  

Erwan menjelaskan, auning tersebut awalnya dibangun pada 2010 atau 2011 menggunakan dana hibah dari Kementerian Koperasi saat Taman Remaja masih dikelola oleh Pemerintah Kota Bengkulu. Dari rencana awal membangun 50 auning berukuran 2×4 meter, akhirnya hanya direalisasikan 25 auning berukuran 4×4 meter akibat keterbatasan kondisi di lapangan.  

“Awalnya direncanakan 50 auning, tapi hanya terealisasi 25 dengan ukuran lebih besar karena situasi tidak memungkinkan,” jelasnya.  

Para pedagang berharap pemerintah benar-benar merealisasikan janji perbaikan Taman Remaja agar bisa menjadi tempat wisata yang layak dan menarik pengunjung.  

“Jangan sekadar janji. Kalau taman ini benar-benar dibangun dengan fasilitas layak, kami pedagang pasti mendukung,” tutupnya.

Penulis : Aisyah Aprielia Lupti

Editor : Andrini Ratna Dilla