Alankanews.com, Bengkulu-- Kepala Desa Pasar Pino, Kecamatan Pino Raya, Ivan Sawito S.Farm., menyoroti pembangunan pagar tembok bangun PLN yang ada didesanya. Pasalnya, pembangunan tembok tersebut sudah mengganggu masyarakat desanya.
Bahkan, bangunan tembok yang mengelilingi bangunan sebut telah menutup akses jalan umum masyarakat desa ke area perkebunan. Dengan adanya kondiis tersebut warga menjadi resah, sehingga warga menyampaikan keluhannya kepada dirinya.
"Tembok yang dibangun PLN mengakibatkan warga kesulitan menuju ke lokasi lahan kebun, karena terhalang tembok tersebut," jelas Ivan, Senin (27/11).
Ia juga menambahkan di dalam area yang dikelilingi tembok tersebut ada jalan desa yang telah lama ada. Namun, jalan tersebut telah terutup oleh tembok semen yang kokoh.
"Adanya bangunan tembok itu membuat wargan kesulitan membawa hasil panen kebun," tambah Ivan.
Padahal, di lokasi yang saat ini masuk dalam pagar tembok PLN tersebut ada akses jalan umum yang memang sudah lama ada. Jalan yang tertutup tembok Kaantor PLN merupakan jalan yang dibangun memang diperuntukan sebagai jalan ke perkebunan masyarakat.
"Saat ini kita masih cari solusinya agar akses jalan masyarakat mengeluarkan hasil pertanian tidak terganggu," tutup Ivan
Reporter : Beta Kurnia
Editor : Aisyah Oktavia