Pemkot Bengkulu Berjanji Lunasi Utang TPG dan TPP Guru Bulan Ini

Pemkot Bengkulu Janji Bayarkan TPG dan TPP yang Tertunda,Sabtu(04/01/2025).Foto:Aisyah/Alankanews.com

Alankanews.com,Kota Bengkulu—Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, tengah menghadapi persoalan utang miliaran rupiah yang berasal dari Tunjangan Profesi Guru (TPG) triwulan IV tahun 2024 dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bulan Desember 2024, Sabtu (04/01/2025).

Hingga saat ini, guru sertifikasi di bawah naungan Dinas Pendidikan Kota Bengkulu baru menerima TPG untuk bulan Oktober dan November 2024, sementara pembayaran untuk bulan Desember belum terlaksana.

Menanggapi hal tersebut, Penjabat (PJ) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bengkulu, Dr. Eko Agusrianto, M.Si, menyatakan bahwa pemerintah berkomitmen menyelesaikan seluruh kewajiban tersebut pada Januari 2025.

"Kami memahami keresahan para guru terkait pembayaran TPG dan TPP yang tertunda. Kami berkomitmen untuk menyelesaikan semua tunggakan ini pada bulan ini juga. Saat ini, proses administrasi dan penganggaran sedang kami percepat agar pembayaran dapat segera dilakukan," ujar Dr. Eko 

Lebih lanjut, Dr. Eko menjelaskan bahwa keterlambatan ini disebabkan oleh beberapa kendala teknis yang dihadapi pada akhir tahun 2024, termasuk proses penganggaran dan distribusi dana. Namun, ia menegaskan bahwa hak para guru akan tetap menjadi prioritas utama.

"Kami meminta maaf atas keterlambatan ini dan berharap para guru dapat bersabar. Pemerintah sangat menghargai peran penting para pendidik dalam mencerdaskan anak bangsa, dan kami berusaha sebaik mungkin untuk memastikan hak mereka terpenuhi," tambahnya.

Beberapa guru yang ditemui menyambut baik komitmen Pemkot tersebut, meskipun mereka berharap pemerintah dapat lebih konsisten dan tepat waktu dalam memenuhi hak-hak mereka di masa mendatang. Dengan langkah cepat yang dijanjikan oleh Pemkot, para guru berharap masalah ini dapat terselesaikan dalam waktu dekat, sehingga mereka dapat kembali fokus pada tugas mereka dalam mendidik generasi penerus bangsa.

Penulis : Aisyah Aprielia Lupti

Editor : Andrini Ratna Dilla