Alankanews.com,Kota Bengkulu--Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu menyiagakan sejumlah tenaga gizi dan lingkungan untuk memastikan proses pengelolaan makanan dalam program makan bergizi gratis (MBG) berjalan sesuai dengan standar kesehatan yang telah ditetapkan. Program ini bertujuan untuk memberikan asupan gizi yang tepat bagi anak-anak di wilayah tersebut, Rabu (05/02/2025).
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu, Joni Haryadi Thabrani, mengungkapkan bahwa setiap dapur umum yang terlibat dalam program MBG akan dipantau oleh minimal dua petugas dari bagian gizi dan lingkungan. Tugas mereka adalah memastikan seluruh proses, mulai dari pemilihan bahan makanan hingga penyajian, sesuai dengan standar kesehatan yang ditetapkan.
“Pemantauan intensif ini diharapkan dapat memastikan program MBG berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi anak-anak di Kota Bengkulu,” ujar Joni Haryadi.
Program MBG di Kota Bengkulu dijadwalkan akan dilaksanakan mulai 17 Februari 2025. Dinas Kesehatan Kota Bengkulu telah mempersiapkan pengawasan ketat terhadap proses penyajian makanan di berbagai dapur umum yang telah disiapkan. Dapur-dapur tersebut akan berlokasi di Kompi, dua dapur di Sekolah Alam Mahirah, dan dapur umum dari Polda Bengkulu yang juga diperkirakan akan turut berpartisipasi.
Sebanyak 3.000 siswa tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Bengkulu akan mendapatkan manfaat dari program ini. Para siswa tersebut berasal dari enam sekolah, yaitu TK Kartika II, SDN 61, SDN 73, SMPN 6, SMPN 14, dan SMAN 4, yang berada di Kecamatan Singkatan Pati Kota Bengkulu.
Pemkot Bengkulu menganggarkan dana sebesar Rp2,4 miliar untuk mendukung program makan bergizi ini, sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan gizi anak-anak siswa SD dan SMP pada 2025.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bengkulu, A. Gunawan, mengatakan bahwa pemberian makanan bergizi ini diharapkan dapat mendukung tumbuh kembang anak-anak, memberikan asupan gizi yang baik, serta meningkatkan daya tahan tubuh mereka agar terhindar dari penyakit.
“Program makan bergizi ini merupakan langkah strategis untuk menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas, dan produktif, sesuai dengan visi pembangunan sumber daya manusia di Kota Bengkulu,” tutur Gunawan.
Penulis : Aisyah Aprielia Lupti
Editor : Andrini Ratna Dilla