Pemkot Bengkulu Targetkan Operasional Rumah Sakit Tino Galo pada Awal Februari 2025

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu Joni Haryadi Thabrani, Selasa (07/01/2025).Foto:Aisyah/Alankanews.com

Alankanews.com,Kota Bengkulu--Pemerintah Kota Bengkulu akan meresmikan gedung baru Rumah Sakit Bersalin Ibu dan Anak Tino Galo (RSTG) yang terletak di Kecamatan Muara Bangkahulu pada awal Februari 2025. Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, Joni Haryadi Thabrani, menyampaikan bahwa tim RSTG tengah melakukan persiapan untuk memindahkan Instalasi Gawat Darurat (IGD) serta melengkapi fasilitas penunjang guna mendukung pelayanan yang optimal, Selasa (07/01/2025).

Pemkot Bengkulu telah mengalokasikan dana sebesar Rp7,90 miliar dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2025 untuk operasional dan pembangunan pagar RSTG. Dari jumlah tersebut, Rp900 juta digunakan untuk pembangunan pagar dan aksesoris, sementara Rp7 miliar dialokasikan untuk gaji serta operasional rutin.

"Untuk RSTG saat ini lagi persiapan pindah ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan melengkapi fasilitas pendukung lainnya agar pelayanan bisa maksimal. Untuk peresmian RSTG akan dilaksanakan pada awal Februari 2025," ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu Joni Haryadi Thabrani di Bengkulu.

Saat ini, RSTG Kota Bengkulu telah terakreditasi C oleh Kementerian Kesehatan dan direncanakan untuk menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan pada tahun 2025. Pada 2024, Pemkot Bengkulu juga menganggarkan dana Rp17 miliar melalui dana alokasi khusus (DAK) fisik dari pemerintah pusat untuk pembangunan empat gedung baru RSTG, yang meliputi gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD), gedung perawatan, gedung penunjang, dan gedung sarana di lokasi bekas terminal Sungai Hitam Kota Bengkulu.

"Untuk RSTG dialokasikan untuk pembangunan pagar dan aksesoris sebesar Rp900 juta dan Rp7 miliar untuk gaji dan operasional rutin," tambahnya.

Pembangunan ini juga mencakup penambahan alat kesehatan menggunakan anggaran DAK fisik, sementara jumlah tenaga kesehatan tetap sebanyak 92 orang, tanpa adanya penambahan tenaga kerja baru. Pembangunan gedung baru ini akan memungkinkan RSTG untuk menyediakan fasilitas yang lebih lengkap, seperti ruang IGD, ruang radiologi, ruang rawat inap, laboratorium, dan farmasi yang terintegrasi untuk mendukung pelayanan kepada pasien.

Penulis : Aisyah Aprielia Lupti

Editor : Andrini Ratna Dilla