Alankanews.com,Seluma--Insiden keributan besar terjadi di simpang Kelurahan Bunga Mas, Kecamatan Seluma Timur, pada Kamis dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Seorang pemuda berinisial Ti (17), warga Desa Kota Agung, Kecamatan Seluma Timur, membuat onar dengan membawa senjata tajam sejenis egrek, menyerang siapa saja yang melintas di lokasi tersebut, Kamis (26/12/2024).
Aksi brutal ini berhasil dihentikan berkat kesigapan dua anggota Polres Seluma, Galang dan Afip, yang tinggal di dekat tempat kejadian perkara (TKP). Keduanya langsung mengamankan pelaku setelah mendengar keributan.
Salah satu korban Berinisial RH (17), mengatakan bahwa ia bersama rekannya, W (32), sedang dalam perjalanan pulang dari simpang 6 Tugu Pengantin Seluma menuju rumahnya di Kelurahan Puguk. Saat memasuki simpang Kelurahan Bunga Mas, mereka tiba-tiba dihadang oleh pelaku yang membawa senjata tajam.
"Pelaku langsung menyerang kami tanpa alasan. Saya terkena bacokan di bagian leher belakang, Sebelumnya, ada lagi seorang warga Kelurahan Puguk, juga sempat diserang oleh pelaku, namun berhasil melarikan diri." ujarnya.
Korban RH mendapatkan delapan jahitan di RSUD Tais akibat luka yang dideritanya. Setelah mendapat perawatan, ia diperbolehkan pulang untuk memulihkan kondisinya.
Pelaku, yang kini diamankan di Polres Seluma, mengaku aksinya dilatarbelakangi dendam lama terhadap salah seorang warga Kelurahan Puguk. Ti menyebut bahwa seseorang tersebut bernama Egi dan Asep, lantaran mereka pernah merusak motornya serta membuangnya ke jurang Patung Kuda saat ia dikeroyok beberapa waktu lalu.
Namun, dalam kondisi mabuk setelah minum di TWK Tais (Taman Wisata Kota), Ti kehilangan kendali dan menyerang siapa saja yang ia temui di simpang tersebut.
"Saya cari Egi dan Asep, tapi akhirnya malah menyerang orang lain," ujar Ti kepada polisi.
Polisi berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa sebilah senjata tajam sejenis egrek. Kapolres Seluma menyatakan bahwa kasus ini akan diproses sesuai hukum yang berlaku, sementara pihaknya juga akan meningkatkan patroli di area rawan untuk mencegah kejadian serupa.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan tindakan mencurigakan agar bisa ditindaklanjuti secepatnya," tegas Kapolres.
Insiden ini meninggalkan trauma bagi warga sekitar, yang berharap tindakan tegas kepada pelaku dapat memberikan efek jera.
Penulis : Septon
Editor : Andrini Ratna Dilla