Alankanews.com,Kaur--Meskipun telah tercantum dalam Dokumen Pelaksana Anggaran (DPA) tahun 2025, pengadaan Alat Permainan Edukatif (APE) untuk 23 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Kaur hingga saat ini belum berjalan. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaur mengungkapkan bahwa mereka masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari pusat terkait pelaksanaan kegiatan tersebut. Akibatnya, Disdikbud Kaur belum dapat melanjutkan tahapan apapun terkait pengadaan APE, Jumat (31/01/2025).
Total anggaran untuk pengadaan APE ini mencapai Rp 1,1 miliar, dengan setiap PAUD akan mendapatkan bantuan sekitar Rp 48 juta untuk membeli berbagai alat permainan edukatif. Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Non Formal (PNF) Disdikbud Kaur, Albit Romantika, S.I.Pust, menjelaskan bahwa pengadaan ini belum dapat diproses karena pihaknya masih menunggu juknis yang akan mengatur tentang peralatan yang boleh dibeli dengan anggaran tersebut.
“Untuk pengadaan APE PAUD, kita masih menunggu juknis dari pusat, sekarang belum berproses,” ujar Albit.
Ia juga menekankan bahwa Disdikbud Kaur tidak bisa sembarangan membelanjakan anggaran tersebut, mengingat ada standar yang harus diikuti dalam pemilihan alat permainan yang sesuai dengan kebutuhan pendidikan PAUD.
Albit juga menambahkan, pada tahun 2024 lalu, Bidang PAUD hanya menerima bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) non-fisik sebesar Rp 50 juta untuk satu sekolah. Namun, tahun ini, bantuan yang diterima meningkat signifikan, mencakup 23 PAUD negeri yang berhak menerima, sementara PAUD swasta tidak mendapatkan bantuan.
“Jika dibandingkan dengan tahun lalu, bantuan di tahun ini jauh meningkat drastis,” tambah Albit.
Diharapkan, pengadaan APE ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan di PAUD dan memperkaya kemampuan anak-anak usia dini. Disdikbud Kaur berkomitmen untuk terus memantau dan mengawasi penyaluran dana agar bantuan tersebut digunakan sesuai dengan tujuan yang tepat.
“Mudah-mudahan dengan bantuan ini nanti kualitas PAUD di Kabupaten Kaur akan lebih baik lagi,” harap Albit.
Penulis : Dandi Febriawan
Editor : Andrini Ratna Dilla