Penyebaran Penyakit Monkey Pox, Dinkes Imbau Pelaku Perjalanan Luar Daerah Waspada

Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinkes Provinsi Bengkulu, Ruslian, SKM, M.Si, Senin (09/09)/(Foto:Aisyah)

Alankanews.com,Bengkulu-- Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu mengimbau kepada masyarakat khususnya para pelaku perjalanan luar daerah untuk waspada terkait kasus Monkey pox atau cacar monyet, walupun belum ditemukan kasus di Provinsi Bengkulu.

Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinkes Provinsi Bengkulu, Ruslian, SKM, M.Si, mengatakan bahwa sudah ada surat edaran dari Kementerian Kesehatan tentang peningkatan kewaspadaan terhadap monkey pox di pintu masuk, Pelabuhan Bandar Udara yang melayani lalu lintas domestik dan wilayah.

"Memang untuk monkeypox atau cacar monyet ini belum ada di Provinsi Bengkulu ya, tetapi kita tetap waspada,"kata Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinkes Provinsi Bengkulu, Ruslian, SKM, M.Si, Senin (09/09).

Kewaspadaan terhadap cacar monyet tersebut juga mengacu pada surat edaran dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI Nomor : HK.02.02/C/2160/2024 tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Mpox (Monkeypox) di Pintu Masuk, Pelabuhan dan Bandar Udara yang melayani Lalu Lintas Domestik dan di wilayah tertanggal 20 Agustus 2024.

"Jika mengacu pada edaran yang ada, untuk temuan kasus di Bengkulu sangat kecil, mengingat Bengkulu tidak melayani penerbangan domestik atau keluar negeri,"ungkapnya.

Dikatakannya, para pengguna layanan penerbangan ke Bengkulu akan dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu di bandar internasional yang melayani penerbangan domestik sebelum diterbangkan ke Bengkulu.

"Kemungkinan itu kecil, karena pasti sudah diperiksa di Bandara Soekarno Hatta. Nah, kalau pun ada orang warga Bengkulu yang dari luar negeri pasti sudah terdeteksi di bandara Soekarno Hatta, namun kita tetap waspada," terangnya.

 

 

Penulis : Aisyah Aprielia Lupti

Editor : Andrini Ratna Dilla