Alankanews.com,Bengkulu--Perusahaan Umum (Perum) Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Bengkulu memastikan ketersediaan bahan pokok seperti beras, gula, dan minyak menjelang pelaksanaan Natal dan Tahun Baru 2025. Kepala Kanwil Bulog Bengkulu, Dody Syahrial, mengungkapkan bahwa stok bahan pokok untuk periode tersebut dalam kondisi aman, bahkan untuk bulan-bulan berikutnya, Minggu (15/12/2024).
"Stok bahan pokok aman menjelang periode Natal dan Tahun Baru, bahkan hingga Februari 2025. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, konsumsi beras cenderung meningkat selama liburan Natal dan Tahun Baru," ujar Dody
Saat ini, ketersediaan beras premium di gudang Bulog Bengkulu tercatat sebanyak 22 ton, sementara untuk beras reguler mencapai 7.200 ton. Dody memperkirakan stok beras tersebut cukup hingga Februari 2025. Selain itu, Bulog juga memiliki gula sebanyak 7.450 kilogram dan minyak goreng ukuran satu liter sebanyak 36.500 liter.
Namun, Dody menambahkan bahwa untuk daging beku, Bulog tidak lagi mengelola penjualan sejak Oktober 2024.
"Penjualan daging beku sudah dihentikan, dan stoknya di gudang tidak ada," jelasnya.
Perum Bulog Kanwil Bengkulu sebelumnya menargetkan penyaluran bantuan pangan kepada penerima manfaat di wilayah tersebut selesai pada pertengahan Desember 2024, dengan total 1.663 ton beras yang disalurkan. Hingga saat ini, Bulog telah menyalurkan 69,35 persen dari total beras yang ditargetkan untuk seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu.
"Penyaluran bahan pangan tahap ketiga untuk alokasi Desember 2024 sudah dilakukan secara bertahap dan didukung oleh Dinas Ketahanan Pangan di daerah," terangnya.
Sebanyak 166.359 penerima di seluruh Provinsi Bengkulu telah menerima bantuan beras, dengan masing-masing penerima mendapatkan 10 kilogram beras. Berikut adalah rincian penyaluran beras di beberapa daerah:
-
Kota Bengkulu: 198 ton beras untuk 19.858 penerima
-
Kabupaten Bengkulu Tengah: 123 ton beras untuk 12.396 penerima
-
Kabupaten Seluma: 160 ton beras untuk 16.070 penerima
-
Kabupaten Mukomuko: 136 ton beras untuk 13.671 penerima
-
Kabupaten Bengkulu Selatan: 159 ton beras untuk 15.976 penerima
-
Kabupaten Kaur: 98 ton beras untuk 9.856 penerima
-
Kabupaten Bengkulu Utara: 360 ton beras untuk 36.068 penerima
-
Kabupaten Rejang Lebong: 196 ton beras untuk 19.674 penerima
-
Kabupaten Kepahiang: 127 ton beras untuk 12.770 penerima
-
Kabupaten Lebong: 100 ton beras untuk 10.020 penerima
Penulis : Aisyah Aprielia Lupti
Editor : Andrini Ratna Dilla