Polisi Amankan Remaja Anggota Gengster di Bengkulu, Terlibat Teror Warga dengan Senjata Tajam

Polisi Amankan Remaja Anggota Gengster di Bengkulu, Minggu (26/01/2025).Foto:Aisyah/Alankanews.com

Alankanews.com,Kota Bengkulu--Polisi mengamankan seorang remaja berinisial B-N (15), yang diduga merupakan anggota kelompok gengster "Barat Neverdie," setelah melakukan teror terhadap warga di Jalan Irian, Kelurahan Tanjung Agung, Kecamatan Sungai Serut, Kota Bengkulu, Minggu (26/01/2025).

B-N, yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri di Kota Bengkulu, diketahui bertindak sebagai admin dari geng tersebut yang telah berdiri sejak 2018. Ia diamankan oleh pihak kepolisian pada Sabtu dini hari (25/1/2025) sekitar pukul 01.30 WIB, sementara sekitar 10 anggota geng lainnya berhasil melarikan diri.  

Kasat Reskrim Polresta Bengkulu, AKP Sujud Alif Yulamlam SIK, melalui Kanit Resmob, Ipda Muhammad Ego Fermana, S.Tr.K, menjelaskan bahwa aksi kelompok gengster ini terungkap berkat laporan warga yang resah dengan keberadaan mereka.  

"Kelompok gengster tersebut melintas di Jalan Irian dengan membawa lebih kurang enam unit motor. Mereka juga membawa senjata tajam jenis parang yang dibalut jaket sembari meneror warga," ujar Ipda Ego Fermana.  

Warga yang ketakutan kemudian melaporkan kejadian tersebut ke call center Mabes Polri 110 dan Bhabinkamtibmas setempat. Polisi bersama warga akhirnya berhasil mengamankan B-N, sementara anggota geng lainnya melarikan diri.  

Dalam penangkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa sebilah parang sepanjang 65 cm yang digunakan untuk melakukan teror. Saat ini, B-N beserta barang bukti telah diamankan di Polresta Bengkulu untuk proses penyelidikan lebih lanjut.  

"Pelaku B-N dipersangkakan dengan pasal terkait kepemilikan senjata tajam. Saat ini, pelaku masih dalam pemeriksaan, dan kami akan terus mendalami keberadaan anggota gengster lainnya," tambah Ipda Ego Fermana.  

Polresta Bengkulu menegaskan akan menindak tegas kelompok gengster yang meresahkan masyarakat. Tindakan tegas ini diambil untuk memastikan keamanan warga Bengkulu dari ancaman kelompok gengster yang kerap melakukan aksi teror.  

"Anggota gengster lainnya masih dalam pengejaran, dan kami pastikan bahwa tidak ada ruang bagi gengster untuk meresahkan masyarakat," tegas Ipda Ego.  

Dengan kejadian ini, polisi mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan aktivitas mencurigakan atau tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan ke pihak berwenang.

Penulis : Aisyah Aprielia Lupti

Editor : Andrini Ratna Dilla