Alankanews.com,Kaur--Sudah dua minggu sejak terungkapnya pembunuhan sadis yang menimpa nenek dan cucu di Desa Karang Dapo, Kecamatan Semidang Gumay, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, namun hingga kini pelaku masih buron. Meski identitas pelaku sudah diketahui, pihak Polres Kaur belum berhasil menangkapnya, Minggu (05/01/2025).
Kapolres Kaur, AKBP. Yuriko Fernanda, SH, S.I.K, MH, melalui Kasat Intelkam Polres Kaur, AKP Ahmad Khairuman, SH, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan olah TKP dan memperoleh bukti-bukti yang cukup, termasuk hasil visum terhadap korban. Identitas pelaku, katanya, sudah teridentifikasi dan saat ini sedang dalam proses pengejaran yang dipimpin langsung oleh Wakapolres Kaur.
"Bedasarkan olah TKP dan hasil visum, kami sudah mengantongi pelaku. Sekarang masih proses pengejaran. Kami serius menangani kasus keji ini dan mohon doa agar pelaku segera kami tangkap," ujar AKP Ahmad Khairuman.
Masyarakat setempat dan pihak keluarga korban, terutama paman korban Yeti, Herman, mengungkapkan rasa ketakutan dan kekhawatiran mereka. Mereka merasa tidak aman untuk beraktivitas di luar rumah selama pelaku belum tertangkap. Herman juga menegaskan bahwa pihak keluarga belum mengetahui motif di balik pembunuhan tersebut.
"Sejak kejadian, kami merasa sangat takut dan was-was untuk meninggalkan rumah, terutama karena pelakunya belum tertangkap dan motif pembunuhannya masih belum jelas. Kami berharap Polres Kaur dapat bekerja lebih cepat dalam menangkap pelaku yang sudah diketahui identitasnya," ujar Herman
Pembunuhan tersebut terjadi pada Jumat pagi, 20 Desember 2024, ketika warga Desa Karang Dapo digegerkan dengan penemuan jenazah nenek Bidah dan cucunya, Yeti, dalam kondisi mengenaskan. Keduanya ditemukan tewas di kamar Yeti, dengan luka sayatan pada leher yang hampir memutuskan tenggorokan korban. Selain itu, pelaku diketahui telah mengambil barang-barang berharga milik korban, seperti handphone, perhiasan, dan sepeda motor Honda Beat milik Yeti.
Sepeda motor korban sempat hilang, namun satu minggu setelah kejadian, warga di Kecamatan Tanjung Kemuning, Kabupaten Kaur, menemukan motor tersebut di sebuah lokasi.
Kasus pembunuhan ini telah menggemparkan masyarakat Kabupaten Kaur dan menjadi sorotan utama. Kini, warga dan keluarga korban berharap agar aparat kepolisian segera mengungkap dan menangkap pelaku yang telah membuat ketakutan menyelimuti desa mereka.
Penulis : Dandi Febriawan
Editor : Andrini Ratna Dilla