Alankanews.com,Bengkulu--Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Bengkulu menanggapi usulan dari pemerintah Kabupaten Seluma terkait penanggulangan banjir yang meresahkan di Desa Tebar Sibun di Kecamatan Talo Kecil dan Desa Arang Sapat di Kecamatan Lubuk Sandi yang telah menjadi korban banjir yang mengkhawatirkan, Jumat (19/01).
Kepala PUPR Provinsi Bengkulu Tejo Suroso mengatakan, penanganan masalah tersebut membutuhkan alokasi dana yang signifikan, serta koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Balai Sungai VII Sumatra yang menjadi kunci paling utama.
"Kami sudah menerima usulan dari pemerintah Kabupaten Seluma terkait dengan masalah penanggulangan banjir di dua desa yang terkena dampak, dalam pertemuan yang telah dilakukan, kami sepakati bahwa untuk mengatasi masalah ini, kami memerluman koordinasi dengan kementrian PU dan Balai Sungai VII Sumatra," jelas Tejo Jumat (19/01).
Ia juga mengatakan, pihaknya akan berusaha meminta dukungan dari Kementerian PU dalam menyediakan dana yang dibutuhkan dalam masalah ini.
"Kami akan berkoordinasi dengan Kementerian PU untuk meminta bantuan dana guna mendukung upaya penanggulangan banjir di Kabupaten Seluma, hal ini merupakan tanggung jawab bersama untuk menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Alokasi dana yang dibutuhkan dalam penanggulangan ini memerlukan dan yang cukup besar, mengingat skala kerusakan dan urgensi penanganan di Kabupaten Seluma.
"Kita menyadari jika penanggulangan banjir ini membutuhkan sumber daya yang signifikan, termasuk dana untuk pembuatan bronjong dan pengadaan material serta upah pekerja, maka dari itu koordinasi dengan pihak terkait menjadi langkah awal yang krusial dalam khasus ini," sambungnya.
PUPR Provinsi Bengkulu berkomitmen untuk bekerja sama terus dengan semua pihak terkait untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat dan semoga dengan langkah-langkah konkret yang diambil, sangat diharapkan penanggulangan banjir di Kabupaten Seluma dapat dilakukan secara efektif, mengurangkan dampak negatif, dan memberikan perlindungan yang lebih baik bagi warga yang terdampak banjir.
Penulis : Beta Kurnia
Editor : Aisyah Oktavia