Alankanews.com,Provinsi Bengkulu—Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di beberapa daerah di Provinsi Bengkulu hingga awal tahun 2025 belum menerima gaji bulan Januari. Hal ini menimbulkan keluhan dari ASN di berbagai wilayah, termasuk Kabupaten Bengkulu Tengah, Kaur, Mukomuko, dan Lebong. Bahkan, di Kabupaten Kepahiang, beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilaporkan belum mencairkan gaji ASN-nya, Sabtu (04/01/2025).
Sebaliknya, Pemkot Bengkulu telah mencairkan gaji ASN lebih awal, yakni pada 3 Januari 2025. Namun, kondisi berbeda terjadi di Kabupaten Lebong, di mana 2.477 ASN masih menunggu kepastian pencairan gaji mereka.
Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkan keterlambatan pembayaran gaji ASN di sejumlah wilayah tersebut. Namun, situasi ini menjadi perhatian khusus mengingat pentingnya gaji untuk mendukung kebutuhan ASN dan keluarganya.
Kepala Bidang Pengembangan dan Kinerja Aparatur (PKA), Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Lebong, Wince Damayanti, S.Kom, menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu proses pencairan gaji yang belum masuk ke rekening ASN.
"Sampai saat ini, gaji ASN belum masuk ke rekening. Kami memahami kekhawatiran para ASN dan sedang terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kapan gaji bisa dicairkan," ujar Wince.
Kondisi ini menimbulkan spekulasi di kalangan ASN, beberapa menduga adanya kendala teknis dalam administrasi keuangan daerah, sementara yang lain mempertanyakan apakah ada faktor anggaran yang belum terselesaikan.
Pemerintah daerah diharapkan segera memberikan klarifikasi terkait keterlambatan ini untuk menghindari keresahan di kalangan ASN. Sebagai tulang punggung pelayanan publik, ASN membutuhkan dukungan dan kepastian dari pemerintah dalam menjalankan tugasnya.
Penulis : Aisyah Aprielia Lupti
Editor : Andrini Ratna Dilla