Alankanews.com,Bengkulu--Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Provinsi Bengkulu mencatat realisasi penyaluran pupuk bersubsidi di bulan Januari 2024 mencapai 243,762 ton, Rabu (20/03).
Hal ini dijelaskan rinciannya oleh Kepala Bidang Prasaran dan Sarana Pertanian (PSP) Helmi Yuliandri melalui Ketua Tim Kerja Pupuk Pestisida dan Alsintan Dinas TPHP Provinsi Bengkulu Destriana, yang mengatakan, pupuk subsidi berjenis urea sebanyak 104,578 ton dari alokasi pupuk 15.378 ton (0,68%) dan pupuk subsidi berjenis NPK sebanyak 139,184 dari alokasi pupuk 17.539 ton (0,79%).
"Untuk realisasi penyaluran pupuk bersubsidi ini baru data sementara di bulan Januari sebanyak 243,762 ton," jelas Destriana di kantor TPHP Provinsi Bengkulu, Rabu (20/03).
Ia juga mengatakan, untuk penyaluran pupuk subsidi di wilayah Bengkulu yaitu Kabupaten Bengkulu Selatan jenis urea yaitu 2,85 ton dari alokasi 3.787 ton dan untuk jenis NPK belum terealisasi dari alokasi 3.633 ton.
Sedangkan Kabupaten Kaur untuk jenis urea sebanyak 84,23 ton dari alokasi 4.736 ton dan jenis NPK 100,09 ton dari alokasi 5.514 ton, dan Kabupaten Seluma untuk jenis urea 4,30 ton dari alokasi 1.129 ton dan jenis NPK 4,89 ton dari alokasi 1.190 ton.
Serta di Kabupaten Bengkulu Tengah teralisasi sebanyak 13,20 ton untuk pupuk bersubsidi jenis urea dari alokasi 332 ton dan 34,20 ton dari total alokasi 585 ton jenis NPK.
"Dibulan Januari ini baru penembusan di 4 Kabupaten untuk pupuk urea dan 3 Kabupaten untuk pupuk bersubsidi NPK," tambah Destriana.
Ia juga mengatakan, untuk para petani yang ingin menembus pupuk bersubsidi cukup membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli saja dengan syarat para petani sudah terdaftar di Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).
Penulis : Ahmad Sah Benni
Editor : Beta Kurnia