Alankanews.com,Rejang Lebong--Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong diperkirakan tidak dapat melanjutkan program seragam gratis bagi pelajar kelas I SD dan VII SMP pada tahun 2025. Hal ini disebabkan oleh ketidaktersediaan anggaran untuk program tersebut dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Rejang Lebong 2025, Selasa (14/01/2025).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Rejang Lebong, Drs. Noprianto, menyatakan bahwa dana untuk program seragam gratis tidak dianggarkan dalam APBD 2025. Program yang telah berjalan beberapa tahun terakhir ini memang membutuhkan anggaran yang cukup besar, hingga mencapai miliaran rupiah.
"Kemungkinan besar tidak ada lagi, karena tidak dianggarkan dalam APBD tahun 2025," ujar Noprianto.
Meski demikian, Noprianto menambahkan bahwa pihaknya akan berusaha untuk mengusulkan kembali anggaran untuk program tersebut dalam APBD Perubahan. Namun, ia juga mengingatkan bahwa pengusulan tersebut belum bisa dipastikan berhasil.
"Kami tetap akan berupaya agar program ini dapat dilanjutkan, meskipun tidak bisa dipastikan," jelas Noprianto.
Program seragam gratis ini telah memberikan manfaat besar, terutama bagi orangtua yang terbantu dengan pengurangan biaya untuk pembelian seragam sekolah anak-anak mereka. Program ini sebelumnya mencakup pelajar di sekolah negeri, swasta, hingga madrasah.
Dikbud berharap, jika kondisi keuangan daerah membaik, program seragam gratis ini dapat dilanjutkan di masa mendatang. "Kita berupaya agar program ini bisa kembali dilanjutkan," tutup Noprianto.
Penulis : Sasti
Editor : Andrini Ratna Dilla