Taman Wisata Alam Gunung Api Bukit Kaba Dibuka Kembali Setelah Dua Bulan Ditutup

BKSDA Bengkulu mengumumkan bahwa TWA Gunung Api Bukit Kaba kembali dibuka, di Rejajang Lebong, Rabu (26/03/2025).Foto:Sasti/Alankanews.com

Alankanews.com,Rejang Lebong-- Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu mengumumkan bahwa Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Api Bukit Kaba, yang terletak di Kabupaten Rejang Lebong, telah dibuka kembali pada 20 Maret 2025 setelah dua bulan ditutup untuk pemulihan ekosistem.

Kepala Seksi Wilayah I BKSDA Bengkulu, Said Jauhari, menyatakan bahwa meskipun TWA Bukit Kaba sudah dibuka, jumlah pengunjung yang datang untuk berwisata pendakian masih terbilang sepi. 

"Sudah ada pengunjung yang melakukan aktivitas wisata pendakian, walaupun belum terlalu ramai," ujarnya Rabu (26/03/2025)

Said menjelaskan bahwa situasi ini disebabkan oleh bulan puasa Ramadhan yang belum berakhir, dan ia memperkirakan bahwa jumlah pengunjung akan meningkat setelah Lebaran 2025/Idul Fitri 1446 H.

"Biasanya pada hari pertama dan kedua Lebaran, banyak warga yang berkunjung ke tempat-tempat wisata hiburan buatan, baru setelah itu ke wisata alam," tambahnya.

Sebelumnya, TWA Bukit Kaba di pintu masuk Desa Sumber Urip, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong, sempat ditutup dari 20 Januari hingga 19 Maret 2025. Penutupan ini dilakukan untuk memulihkan ekosistem di kawasan tersebut, memberikan waktu bagi tanaman yang rusak akibat aktivitas pendakian untuk tumbuh kembali.

Namun, pintu pendakian di Desa Air Sempiang, Kabupaten Kepahiang, menuju Bukit Hitam yang masih dalam kawasan TWA Bukit Kaba tetap dibuka selama penutupan.

Selama masa penutupan, pihak pengelola TWA Bukit Kaba telah melakukan berbagai kegiatan, termasuk pembersihan sampah di kawasan puncak gunung berapi yang masih aktif itu. Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Bukit Kaba Desa Sumber Urip, Yulian Adi Pratama, mengatakan bahwa mereka telah mengumpulkan ratusan karung sampah yang ditinggalkan oleh pendaki sebelumnya, termasuk sampah plastik, tali, dan bekas sesaji dari kegiatan ziarah.

Selain itu, Yulian mengungkapkan bahwa pihaknya juga telah mempersiapkan fasilitas untuk menyambut musim libur Lebaran, termasuk penataan lokasi parkir kendaraan pengunjung yang akan datang.

Dengan pembukaan kembali TWA Bukit Kaba, diharapkan kawasan wisata alam ini dapat kembali menjadi tujuan favorit wisatawan setelah masa pemulihan ekosistem yang dilakukan selama dua bulan.

 

Reporter : Sasti

Editor : Andrini Ratna Dilla