Alankanews.com,Bengkulu-- Tingkat partisipasi pemilih dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 di Provinsi Bengkulu tercatat mencapai 79,25 persen. Jumlah ini didapatkan dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 1.503.923 pemilih.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua KPU Provinsi Bengkulu, Rusman Sudarsono, usai rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara tingkat provinsi untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu, pada Sabtu malam (07/12/2024)
“Alhamdulillah, tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada Serentak 27 November 2024 ini cukup baik dengan angka 79,25 persen. Ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan Pilkada Serentak 2020 yang hanya mencapai 77 persen. Artinya, ada kenaikan dua persen,” ujar Rusman.
Ia juga menjelaskan beberapa faktor yang menyebabkan sebagian pemilih tidak menggunakan hak pilihnya. Di antaranya adalah pemilih yang sudah meninggal dunia, pemilih yang pindah domisili, perubahan status dari sipil menjadi anggota TNI atau Polri, serta pemilih yang tidak dapat dijangkau oleh petugas saat pemberian surat pemberitahuan sehingga tidak hadir di Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Dari total DPT sebanyak 1.503.923 pemilih, tercatat sebanyak 1.194.420 pemilih yang menggunakan hak pilihnya. Adapun jumlah suara sah yang terkumpul sebanyak 1.118.946 suara, sementara suara tidak sah mencapai 75.474 suara.
Rusman mengungkapkan bahwa meskipun ada sejumlah pemilih yang tidak menggunakan hak pilihnya, partisipasi masyarakat dalam Pilkada 2024 ini cukup menggembirakan. Peningkatan partisipasi ini menjadi indikasi positif bagi keberlanjutan proses demokrasi di Provinsi Bengkulu.
Penulis : Aisyah Aprielia Lupti
Editor : Andrini Ratna Dilla