Total Kerugian Akibat Kebakaran di Rejang Lebong Capai Rp1,85 Miliar Sepanjang Tahun 2024

Total Kerugian Akibat Kebakaran di Rejang Lebong,Selasa (07/01/2025).Foto:Sasti/Alankanews.com

Alankanews.com,Rejang Lebong--Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, mencatat total kerugian material akibat kebakaran yang terjadi sepanjang tahun 2024 di wilayah tersebut mencapai Rp1,85 miliar. Meskipun tidak ada korban jiwa, kebakaran yang tercatat selama setahun menyebabkan kerusakan yang signifikan, Senin (07/01/2025).

"Kasus kebakaran yang terjadi di Kabupaten Rejang Lebong dari Januari hingga Desember 2024 mencapai 33 kejadian. Meskipun tidak ada korban jiwa, kerugian material diperkirakan mencapai Rp1,85 miliar," ujar Kepala Dinas Damkar Rejang Lebong, Fery Najamudin.

Fery menjelaskan bahwa kebakaran yang terjadi di 15 kecamatan di Rejang Lebong sebagian besar melibatkan rumah tinggal. Selain itu, satu kejadian melibatkan kebakaran sebuah tempat usaha atau pabrik, satu unit sepeda motor, serta kebakaran lahan kosong dan perkebunan karet. 

"Jumlah kerugian material tahun ini cukup besar, karena mayoritas yang terbakar adalah rumah penduduk dengan nilai rata-rata di atas Rp100 juta. Selain itu, ada juga kebakaran pada pabrik kerupuk dan kendaraan bermotor," tambahnya.

Meskipun kerugian materiil cukup besar, Fery mencatatkan bahwa jumlah kasus kebakaran di Rejang Lebong pada tahun 2024 mengalami penurunan dibandingkan tahun 2023, yang tercatat sebanyak 52 kasus. 

"Kasus kebakaran pada tahun ini berkurang menjadi 33 kejadian," jelasnya.

Fery juga menjelaskan bahwa sebagian besar kebakaran disebabkan oleh hubungan arus pendek listrik, kebocoran tabung gas, dan penyebab lainnya. Ia mengimbau masyarakat agar secara rutin memeriksa jaringan listrik di rumah, terutama bagi mereka yang sudah lebih dari 10 tahun menggunakan instalasi listrik tersebut.

 "Jika lebih dari 10 tahun, sebaiknya lakukan pergantian instalasi listrik. Juga pastikan semua peralatan elektronik, terutama kompor, sudah dimatikan sebelum meninggalkan rumah," tutupnya.

Untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi kebakaran, Dinas Damkar Rejang Lebong telah menyiagakan 120 personel yang ditempatkan di lima pos pemadam kebakaran. Pos utama berada di Markas Damkar Rejang Lebong di Jalan S. Sukowati Curup dengan sembilan unit armada, serta empat pos lainnya di Kecamatan Sindang Kelingi, Padang Ulak Tanding, Kota Padang, dan Bermani Ulu Raya, yang masing-masing dilengkapi dengan satu armada pemadam kebakaran.

Penulis : Sasti

Editor : Andrini Ratna Dilla