Alankanews.com -- Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, mengajak seluruh masyarakat untuk menyukseskan program Gerakan Menanam 10 Ribu Pohon Kelapa (GEMPALA) yang akan dilaksanakan besok di Kota Bengkulu. Program ini digagas sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan tanaman kelapa.
Menurut Dedy, GEMPALA bukan sekadar acara seremonial, melainkan gerakan bersama yang diharapkan memberi manfaat jangka panjang. Ia menilai, pohon kelapa memiliki nilai ekonomis tinggi karena hampir seluruh bagiannya dapat dimanfaatkan.
“Kelapa memiliki banyak sekali manfaat. Buahnya bisa diolah menjadi makanan dan minuman, airnya menyehatkan, sementara batang dan daunnya dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan,” kata Dedy, Minggu (17/8/2025).
Selain itu, Dedy menekankan aspek lingkungan dari program ini. Keberadaan pohon kelapa diyakini dapat membantu menjaga kelestarian alam, mencegah abrasi di pesisir, serta meningkatkan kualitas udara di kawasan permukiman.
“Pohon kelapa bisa menjadi benteng alami, terutama di daerah pesisir. Dengan menanam, kita tidak hanya menghijaukan lingkungan, tetapi juga menjaga alam agar tetap lestari untuk anak cucu kita,” tambahnya.
Dedy berharap seluruh lapisan masyarakat, mulai dari perangkat daerah, pelajar, komunitas, hingga warga di tingkat RT dan RW, berpartisipasi aktif dalam gerakan ini. Ia menegaskan, keberhasilan program bergantung pada kekompakan dan gotong royong bersama.
Program GEMPALA juga menjadi salah satu rangkaian kegiatan Pemerintah Kota Bengkulu dalam memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia. Melalui gerakan ini, semangat kemerdekaan diharapkan tidak hanya diwujudkan lewat perayaan, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam menjaga lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.