Alankanews.com, Bengkulu--Na (45) warga Desa Keban Jati, Kecamatan Ulu Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan (BS), tewas tertimpa dahan pohon mati yang ingin ditebangnya dan rekannya, Selasa (17/10).
Kejadian bermula saat korban Na (45) dan rekannya Sa ingin menebang pohon di lahan milik Sa warga desa air tenam, kecamatan ulu manna, dan sebelumnya meraka tiba di lokasi perkebunan sekitar pukul 09.30 WIB.
Pada saat di lokasi korban langsung menyuruh rekannya Sa untuk menghidupkan mesin pemotong kayu dan bersiap-siap memotong salah satu pohon.
Kapolsek Pino, Iptu Reyno Wijaya menyampaikan dari keterangan saksi, korban tidak tahu kalau ada dahan yang sudah mati dipohon yang akan ditebangnya.
“Korban tidak tahu kalau ada dahan yang sudah mati dan dahan tersebut jatuh langsung menimpa tepat di kepala korban di bagian ubun-ubun,” jelas Reyno.
Reyno juga mengatakan, rekan korban Sa yang mengetahui kejadian tersebut langsung berteriak meminta pertolongan.
Setelah beberapa kali teriak meminta pertolongan, akhirnya teriakan tersebut didengar oleh warga yang berada didekat kejadian.
Ri yang mendengar, langsung bergegas ke Kantor Desa Air Tenam untuk menyampaikan adanya teriakan minta tolong.
“Setelah itu rombongan dari Kantor Desa Air Tenam langsung mencari sumber suara yang meminta tolong dan didapati bahwa korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” ungkap Reyno.
Reyno juga menjelaskan korban yang meninggal dunia langsung dievakuasi dari kebun menuju pemukiman masyarakat menggunakan tandu yang dibuat oleh masyarakat, kemudian, jenazah korban langsung dibawa kerumah duka dengan menggunakan Ambulans.
“Saat korban sampai di rumah sore harinya korban langsung dimakamkan di pemakaman desa, setempat” tutup Reyno.
Reporter : Beta Kurnia
Editor : Aisyah Oktavia