Alankanews.com,Bengkulu-- Badan Pengawasan dan Pengendalian Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu KKP) menyatakan bahwa hasil pengawasan mutu perikanan di Kota Bengkulu selama bulan Ramadhan 1446 Hijriah/2025 cukup memuaskan dan bebas dari bahan kimia berbahaya, seperti formalin.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Mutu KKP Provinsi Bengkulu, Aan Fibro Widodo, menjelaskan bahwa pengawasan telah dilakukan secara menyeluruh di beberapa titik penting, seperti Pasar Tradisional Panorama, Pelabuhan Perikanan Pantai Pulau Baai, dan pasar modern Hypermart.
"Secara keseluruhan, hasil pengawasan kami terhadap hasil perikanan Bengkulu memuaskan. Kami memastikan hasil perikanan bebas dari formalin dan memiliki kualitas organoleptik yang baik, yaitu berkisar antara 7-8, yang berarti layak dan segar untuk dikonsumsi," ujar Aan, Kamis (13/03/2025).
Aan juga menambahkan bahwa sarana dan prasarana di pasar ikan, seperti penyediaan es, air bersih, toilet, dan gudang penyimpanan es, telah memenuhi standar sanitasi dan higienis yang ditetapkan.
"Kami juga memastikan bahwa sarana dan prasarana di pasar ikan sudah sesuai dengan prinsip sanitasi yang baik, guna menjaga kualitas ikan yang dijual," tambahnya.
Badan Mutu KKP Bengkulu berkomitmen untuk terus melayani masyarakat dengan melakukan pengawasan dan pengendalian mutu ikan di titik-titik penting dalam rantai pasokan, untuk memastikan produk yang sampai ke konsumen adalah aman dan sehat.
"Kami akan terus melakukan pengawasan terhadap produk perikanan yang 100 persen didistribusikan untuk konsumsi masyarakat Bengkulu," kata Aan.
Selain pengawasan langsung di lapangan, Badan Mutu KKP Bengkulu juga melaksanakan kegiatan penyadartahuan budaya mutu, salah satunya melalui live streaming di media setempat yang memberikan informasi tentang cara menjaga mutu ikan.
"Kami memiliki akun media sosial dan juga PPID yang bisa diakses oleh masyarakat untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai mutu dan keamanan hasil perikanan," ujar Aan.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka penyediaan pangan sehat untuk masyarakat selama bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 2025. Badan Mutu KKP bersinergi dengan pemerintah daerah, sivitas akademika, instansi vertikal, Polri, media, dan pihak lainnya untuk memastikan kualitas dan keamanan produk perikanan di daerah.
Sebelumnya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah menurunkan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Mutu KKP untuk memantau kualitas produk perikanan domestik di seluruh Indonesia. Hasil dari pengecekan ini memastikan bahwa produk ikan dan perikanan yang diperjualbelikan di pasar tradisional dan modern di Kota Bengkulu aman untuk dikonsumsi masyarakat.
"Kami juga menjalankan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, yang mencakup jaminan mutu dan keamanan hasil perikanan," kata Kepala Badan Mutu KKP, Ishartini.
Ishartini menambahkan bahwa pihaknya telah menginstruksikan seluruh UPT Badan Mutu KKP di daerah untuk terus bersinergi dan mendukung program daerah dalam penyediaan pangan sehat dan ketahanan pangan.
Reporter : Aisyah Aprielia Lupti
Editor : Andrini Ratna Dilla