Alankanews.com, Bengkulu Tengah – Kabar baik datang bagi para petani di Kabupaten Bengkulu Tengah, khususnya di Desa Sri Kuncoro, Kecamatan Pondok Kelapa. Harga gabah saat ini mengalami kenaikan signifikan hingga mencapai Rp6.500 per kilogram. Kenaikan harga ini disambut antusias oleh para petani yang baru saja memasuki musim panen.
Kepala Desa Sri Kuncoro, Romadhan, mengungkapkan bahwa para petani di desanya merasa sangat terbantu dengan adanya peningkatan harga tersebut. Desa Sri Kuncoro sendiri dikenal sebagai salah satu lumbung padi utama di wilayah Bengkulu Tengah.
“Pada panen kali ini, petani di Desa Sri Kuncoro menghasilkan ribuan ton gabah siap jual. Secara total terdapat lebih dari 200 hektare sawah dengan hasil panen mencapai 5–6 ton gabah tiap hektare. Kalau ditotalkan, hasil gabah dari petani kita mencapai ribuan ton,” jelas Romadhan, Rabu (23/4/2025).
Ia menambahkan, kenaikan harga ini tentu memberikan semangat baru bagi para petani dalam mengelola lahan pertanian mereka.
“Kami sangat bersyukur. Dengan harga gabah yang naik, petani merasa jerih payah mereka terbayar. Ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian di desa kami,” tambahnya.
Kenaikan harga gabah ini diharapkan bisa bertahan stabil dan bahkan terus meningkat, demi kesejahteraan petani di daerah tersebut.
Reporter : Alwi Eka
Editor : Gita KMS