Alankanews.com -- Kepala Rumah Tahanan Negara (Karutan) Kelas IIB Bengkulu, Yulian Fernando, mengikuti pengarahan Konsolidasi Teknis Pemasyarakatan yang digelar secara virtual oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Selasa (8/7/2025).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, ini diikuti oleh seluruh Kepala Kantor Wilayah dan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Indonesia. Di Bengkulu, kegiatan diikuti dari Aula Kanwil Ditjenpas Bengkulu bersama Kakanwil Haposan Silalahi, Karutan Yulian Fernando, serta sejumlah Kepala UPT Pemasyarakatan di Kota Bengkulu.
Dalam arahannya, Mashudi menekankan pentingnya konsolidasi teknis sebagai upaya memperkuat sinergi antarjajaran pemasyarakatan dalam menghadapi dinamika peraturan dan meningkatnya tuntutan pelayanan publik.
“Penguatan koordinasi dan konsolidasi teknis menjadi kunci membangun sistem pemasyarakatan yang responsif, transparan, dan akuntabel. Seluruh jajaran harus memiliki visi yang sama untuk mewujudkan pemasyarakatan yang humanis dan berintegritas,” tegas Mashudi.
Ia juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi informasi serta peningkatan kompetensi SDM sebagai bagian dari reformasi birokrasi di lingkungan pemasyarakatan.
Menanggapi arahan tersebut, Karutan Bengkulu, Yulian Fernando, menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi momen penting untuk menyatukan langkah dalam mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang lebih baik.
“Arahan dari Dirjenpas sangat relevan dengan tantangan yang kami hadapi di lapangan. Kami akan menjadikannya pedoman dalam pengelolaan Rutan agar sesuai standar dan semakin profesional,” ujar Yulian.
Ia juga menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan, memperkuat sistem pengamanan, dan menjaga sinergi antarinstansi guna menciptakan lingkungan Rutan yang kondusif.
Melalui konsolidasi teknis ini, Ditjenpas berharap seluruh jajaran pemasyarakatan di Indonesia dapat lebih solid dan terarah dalam melaksanakan tugas, serta turut mempercepat pencapaian target strategis nasional di bidang pemasyarakatan.
Reporter : Cyntia P
Editor : Gita KMS