Pemkot Beri Imbauan Wisatawan Berhati-Hati Saat di Pantai, Langkah Preventif Kurangi Kemungkinan Disengat Ubur-Ubur

Kepala Dinas Kominfo Kota Bengkulu Gita Gama Raniputera, di Kominfo Kota Bengkulu, Selasa (27/08)/(Foto:Aisyah)

Alankanews.com,Bengkulu-- Beberapa hari lalu terdapat beberapa warga yang tersengat ubur-ubur saat berwisata di sepanjang pantai wisata yang ada di kota Bengkulu.

Oleh karena itu, Pemerintah kota Bengkulu mengimbau kepada wisatawan untuk tetap berhati-hati saat berada di pantai panjang kota Bengkulu.

Imbauan ini dikeluarkan sebagai langkah preventif untuk mengurangi kemungkinan terkena sengatan ubur-ubur.

Pasalnya, saat ini banyak ubur-ubur yang bermunculan di sekitar pantai, terutama di Pantai berkas Kota Bengkulu.

"Pemerintah Kota turut prihatin terhadap sejumlah wisatawan yang tersengat Ubur-ubur di kawasan Pantai Panjang, kami menghimbau kepada para wisatawan yang ingin mengunjungi wisata pantai di Kota Bengkuku agar berhati-hati,  " ujar Kepala Dinas Kominfo Kota Bengkulu, Gita Gama Raniputera, Selasa (27/08).

Lebih lanjut, Gita mengatakan, pihaknya juga belum mengatahui secara pasti penyebab fenomena kemuncukan ubur-ubur tersebut.

"Kita belum mengetahui secara pasti ini karena perubahan iklim atau karena periode migrasi hewan laut tersebut, namun kami menghimbau sekali lagi kepada para wisatawan yang ingin mengunjungi wisata pantai di Kota Bengkuku agar berhati-hati,"jelasnya.

Sementara itu, akademisi Ilmu Kelautan Universitas Bengkulu (Unib), Mukti Dono Wilopo menjelaskan alasan kemunculan ubur berwarna biru atau bluebottle  di perairan Bengkulu bisa disebabkan sejumlah faktor.

Seperti pergerakan arus laut dan angin yang membawa mereka dari habitat asli di laut lepas menuju pantai, bisa juga karena kelimpahan makanan di perairan pantai, seperti plankton dan ikan kecil. 

"Selain itu, perubahan ekosistem laut akibat aktivitas manusia, seperti overfishing yang mengurangi predator alami mereka salah satunya adalah penyu, dapat meningkatkan populasi dan penyebarannya," tutupnya.

 

 

Penulis : Aisyah Aprielia Lupti

Editor : Andrini Ratna Dilla